Point pertama, mengapa untuk ngajar taman kanak-kanak mesti "cuma" lulus SMA, Bu Reni? Point berikutnya, panggilan jiwa? Ya tentu saja. Semua orang maunya dapet kerja sesuai panggilan jiwanya. Gaji tak perlu gede juga oke, yang penting layak. Tapi, kalo "layak" saja tak terpenuhi, mau diam saja, asal panggilan jiwa terpenuhi? Point terakhir, yang pengen jadi pejabat siapa sih? Ini urusan gaji layak/tak layak, bukan urusan jabatan. Maaf juga kalo ada kata yang salah. manneke
reni renata <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mungkin kalau saya hanya lulus sma pun saya akan menjadi guru taman kanak-kanak karena saya sangat mencintai anak-anak. Bukan karena membandingkan gaji antara guru sd dan dosen tetapi setiap orang memilki kesukaan pada profesi tertentu yang menurut saya sesuai dengan jiwanya masing-masing. jadi seyogyanya seseorang bekerja pada satu bidang bukan karena terpaksa akan tetapi sesuai dengan panggilan jiwanya sehingga tidak akan iri dengan gaji yang kecil dan tidak membandingkan dengan profesi lain. Masalah materi itu tentu saja sayapun perlu tapi bukan tujuan utama. Begitu Pak maneke...... Kalau semua orang ingin profesi sebagai pejabat semua, siapa yang mau menjadi guru? Allah maha adil sehingga setiap orang dikarunia keinginan yang berbeda termasuk profesi yang diingini. Maaf kalau ada kata yang salah.
