Problemnya, sang pimpinan nasional "ngeh" tidak, kalo tidak ya tidak akan ada 
perubahan. Menteri kan bertanggungjawab dan ditunjuk oleh presiden, ya tinggal 
pikiran dan tindakan presiden kepada pembantunya, gitu aja kok repot.
  Fakta lain seperti menteri Aburizal yg omongannya tidak empati itu, masak yg 
begitu masih saja dipertahankan oleh Pak SBY?
  dimana logikanya? tak tegas?
   
  fight corruption
  fight stupidity

Bambang Soetedjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Bukannya pak menterinya yang harus dipecat walaupun warnanya putih. 
Beliaulah penanggung jawab akhir dalam musibah2 angkutan umum dan bukan 
kambing2 yang berwarna hitam. Mengundurkan diri sebagai menteri adalah lebih 
bijaksana daripada memecat kambing yang berwarna hitam.

Salam
BS

Kirim email ke