Salam Sedikit informasi mbak, tidak semua jawaban dari pertanyaan itu adalah manusia. Di kalangan muslim diajarkan bahwa tangan kanan lebih utama dibandingkan tangan kiri, peran laki2 lebih tinggi tanggung jawabnya dibandingkan dengan wanita dsb. Semua itu adalah bersumber dari kitab Allah dan sunnah Rasul. Dan dalam perannya tidak ada yang baik-buruk, atas-bawah dsb, namun merujuk pada keutamaan perannya. Maaf jika ada yang salah
Wasallam -------Original Message------- From: theresia sri endras iswarini Date: 03/08/2007 10:08:45 AM To: [email protected] Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RELATIVITAS GENDER Siapa sih yang menentukan tangan kanan lebih hebat dari tangan kiri? Atas lebih baik dari bawah dan oleh karena itu Tuhan selalu dibayangkan di atas dan setan di bawah? Siapa sih yang menentukan hirarki dan peran di antara perempuan dan laki-laki? Siapa sih yang menentukan kulit putih lebih baik dari kulit hitam? Rambut keriting lebih buruk daripada rambut lurus sehingga orang ramai-ramai meluruskan rambut? Siapa sih yang menentukan orang bule lebih baik daripada orang Asia? Siapa sih yang menentukan laki-laki lebih hebat dan lebih terhormat daripada perempuan? Jawaban dari semua pertanyaan itu adalah MANUSIA. Tidak ada yang tidak dibentuk oleh manusia bahkan kata tentang TUHAN pun manusialah yang membuat. Ada bentukan yang dibuat secara sengaja untuk menegasi yang lain. Manusialah yang menentukan tangan kanan lebih hebat dari tangan kiri padahal sebenarnya sama saja. Manusialah yang menentukan laki-laki memiliki peran, tanggungjawab, posisi yang dianggap lebih hebat dari perempuan karena anggapan laki-lakilah yang lebih kuat dan mampu menjadi pemimpin. Padahal dalam kenyataannya banyak sekali perempuan yang menjadi kepala rumahtangga dan berjuang untuk keluarganya. Dalam faktanya banyak sekali laki-laki tidak mampu memimpin tetapi dipaksa menjadi pemimpin sehingga kecongkakanlah yang kemudian muncul. Tampaknya kita perlu adil berpikir bahkan terhadap tangan kanan dan kiri sekalipun sebab jika kita tidak adil terhadap tangan kanan dan kiri maka besar kemungkinan kita tidak akan mampu bersikap adil kepada manusia secara utuh. Rini
