Hahaha..kayaknya kita semua sudah pernah terkena batunya sewaktu kita usil 
dengan menggunakan bahasa-bahasa yang kita pikir orang lain enggak akan 
mengerti artinya, ya mbak Evi? 
  Sekarang saya sudah belajar amat sangat banyak untuk tidak suka "jahil" 
memberikan komentar tentang orang lain seperti sewaktu kita kuliah dulu. 
Aduh...kalu dipikir-pikir dulu kita memang sering amat "spontanius" yang 
kebablasan. Jadi membuat kita belajar juga, sich! 
  Tapi kalau udah ngumpul lagi dengan teman-teman dekat kita, bisa dijadikan 
bahan tertawaan lagi, apa yang telah kita alami dengan ke-usilan kita waktu 
kuliah. Kenangan pahit tapi amat lucu, kalau kita pikir sekarang.
   
  Salam,
  Yuli

evi douren <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Saya juga punya pengalaman mirip Mbak Yuli. Di awal 90an, persisnya 
di dalam lift di Blok M Plaza. Ketika itu saya dan 2 orang kawan perempuan 
melihat seorang cowok bule yg cakepnya ampun2an en diapit erat o/perempuan 
Indonesia yg, mohon maaf, jelek banget. Dasar masih mahasiwa dan kagak punya 
akal panjang padahal jahilnya tidak ampun2an serta underestimate sama orang, 
kami pun mulai ngomentarin itu perempuan dalam Bhs. Jerman. Seperti "Duh, kok 
mau, ya, laki2 secakep dia ama perempuan jelek banget kaya gitu. Dst, dst." 
Kami yakin banget bahwa kalo diluar Bhs. Inggris akan amanlah u/ ngomentarin 
orang dari sisi negatif :(((

Kami berhenti di lantai yang sama. Dan begitu keluar, sang perempuan, dengan 
sama fasihnya, menyatakan ketidaksukaannya atas komentar kami. Duh, Gusti, 
malunya.... Ternyata penderitaan kami tidak berhenti sampai disitu, mereka pun 
sama2 punya tujuan nonton seperti kami, maka ketemu lagilah kami dalam antrian 
membeli karcis. He he he.

Pelajaran berharga ini saya kenang seumur hidup, jangan pernah menyangka bahwa 
orang lain tidak tahu apa yg kita bicarakan. Pun, ketika di kamar kecil, saya 
berpantang u/ cerita atau nanggapin cerita jelek jadinya. Kita tidak pernah 
tahu bahwa kemungkinan org yg sedang dibicarakan ada di sebelah kita. He he he.

ED

Kirim email ke