Apakah kalo kemewahan itu bersifat relatif lalu tidak bisa diperdebatkan Pak? Apakah tidak ada parameter yg bisa dipakai untuk menilai layak tidaknya, pantas tidaknya?
riyanto -----Original Message----- From: "Sulaeman_H." <[email protected]> Date: Fri, 8 Jan 2010 19:01:59 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Pilih Pakai Kijang, Laode Ida Kembalikan Crown Yang lebih penting diperselisihkan bukan urusan mewah tidaknya fasilitas itu sebab kemewahan itu relatif. Tapi kita lebih fokus menyoroti apakah fasilitas itu diberikan sudah sesuai aturan tertulis yang berlaku. Biarpun memberi Toyota kijang kepada Menteri atau anggota DPR kalaulah jatah mobil bukan bagian dari fasilitas resmi jabatan maka itu harus ditolak. Saya tidak tahu apa dan bagaimana aturan fasilitas jabataban setiap pejabat tinggi negara Indonesia yang berlaku saat ini seperti fasilitas jabatan untuk menteri atau anggota dewan. Tapi kalaulah menejmen pemerintahaan kita rapi dan profesional maka seharusnya setiap fasilitas resmi seorang pejabat negara sudah bisa dilihat publik secara terinci dengan batasan-batasan yang jelas jauh sebelum pemilihan dan pengangkatan jabatan. Ketidak jelasan aturan akan berpotensi menimbulkan persengketaan yang tidak perlu dikemudian hari dan bisa mengarah kepada penyalah-gunaan uang negara. Kalau aturan 1.3M itu ternyata dibuat sendiri oleh kabinet yang sekarang sudah dilantik, maka patokannya adalah aturan dikabinet sebelumnya. Kalau terjadi lonjakan batasan fasilitas yang sangat menyolok tanpa jelas dasar argumentasi perubahan anggaran ini maka jelas itu bisa dipertanyakan karena bisa berpotensi memboroskan uang negara untuk mempermewah diri tanpa ada pembenaran yang bisa diterima publik tentang lonjakan fasilitas tsb. Dalam hal ini presidenlah lah wajib mempertanggung-jawabkan. Kalau ada menteri yang mau mengurangkan fasilitas resmi negara, itu boleh saja dan kita sambut gembira apapun niatnya selagi dalam kalkulasi biaya selama masa jabatannya (katakanlah 5tahun) itu bisa menekan pengeluaran kas negara cukup lumayan. Apakah niat cari muka? Urusan niat itu urusan masing-masing. SH
