Pulihkan Indonesia

WALHI/Jikalahari/FORI 14/04/10, Jakarta - Dari 11 perusahaan pemegang
IUPHHKHT yang disinyalir melakukan praktek illegal logging di Provinsi Riau,
negara diprediksikan kehilangan hutan seluas 188,563 hektar atau kehilangan
kayu alam sebesar 16,882,702.28 m3 dengan total kerugian negara sebesar Rp
2,8 triliun. (Jikalahari, 2010).

Praktek korupsi dan manipulasi di sektor kehutanan telah begitu parah, hal
yang paling ironis terjadi di depan mata kita ketika lebih dari 4 juta ha
hutan di Riau musnah karena penguasaan hutan yang tidak adil, dimana ada
sekelompok kecil pengusaha yang diuntungkan ±Rp. 900 trilyun, sementara
sebagian besar rakyatnya masih miskin, bahkan ada yang tidak memiliki lahan
dan negara tidak mendapatkan bagian yang memadai. Penduduk miskin di
Indonesia tidak berkurang dari ±30 juta di tahun 1987 (17,4%) hanya bergeser
sedikit di tahun 2008 menjadi ±33 juta (16,6%); sementara deforestasi begitu
cepat akibat praktek keji pencurian asset negara.

Baca selengkapnya di www.walhi.or.id

-- 
Joseph Ciu
www.walhi.or.id
+62 813 88655892


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke