Salam Maaf kalau saya malah mengatakan Pak Haniwar justru yang kurang wawasn. Apa hasil perjuangan kaum wanita Islam. Justru menunjukkan kekerdilan Islam sampai sekarang yang sama sekali tidak berubah dalam mempertahankan doktrin agama 1500 tahun yang lalu.Suara wanita Islam dianggap suara ANJING MENGGONGGONG dan KAFILAH ISLAM tetap berlalu.Suara Kemerdekaan Wanita Islam seperti teori setingi langit dan prakteknya serendah.......,dan yang puas hanya Anda dan para lelaki. Wasalam, Wal Suparmo
--- Pada Rab, 11/8/10, Haniwar Syarif <[email protected]> menulis: Dari: Haniwar Syarif <[email protected]> Judul: Re: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: [mediacare] HALAL VS HARAM Kepada: [email protected] Cc: "Wal Suparmo" <[email protected]>, "Manneke Budiman" <[email protected]>, "Suhaimi - FPK Milister" <[email protected]>, "Rima Salim" <[email protected]>, "Joena Permata - FPK Milister" <[email protected]>, "Kartono Mohamad" <[email protected]>, "Hendro - FPK Milister" <[email protected]>, "Godlip Pasaribu - FPK" <[email protected]>, [email protected] Tanggal: Rabu, 11 Agustus, 2010, 5:09 PM At 04:55 PM 8/11/2010, you wrote: > > > Salam, > Dalam agama Kristen, perempuan juga dikatakan hanya dibuat dari RUSUK lelaki > alias juga mahluk klas dua.Semuanya JIPLAKAN dari agama Yahudi baik para > nabi maupun malaikatnya.Seperti juga oleh agama Islam, karena memang mereka > kurang otak dan kreativitas ketimbang orang Yahudi.Jadi Tuhannya Kristen > tetap digambarkan sebagai orang lelaki.Tetapi KEBESARAN agama Kristen adalah > mereka mau MENGKOREKSI dan MENYESUAIKAN sehingga memberi hak yang sama > kepada orang perempuan, sedangkan KEKERDILAN Islam YANG DIBANGGAKAN ,adalah > tidak mau merubah dan berubah, dan malah mau berjalan  mundur 1500 tahun > yang lalu dengan dokrtin agamanya ABADI dan TIDAK BERUBAH meskipun sudah lama > KADALUWARSA dan seharusnya di reevaluasi sesuai penghidupan manusia MODERN > dengan disesuai kepada WAKTU, KEADAAN dan TEMPAT dan teorinya setinggi > langit tetapi prakteknya lain a.l. mengenai KEDAMAIAN dsb.. > > Wasalam, > Wal Suparmo Saya dapat kesan kuat Pak Wal ini hampir gak tahu apa apa ttg Islam, tapi ngritik terus, contohnya soal haram halal ikan , nah soal wanita itu mahluk kelas dua dalam Islam, coba baca ini , mungkindapt lihat dr sisi muslimah : Kaum feminis bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat saja peraturan dibawah ini : 1. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki. 2. Wanita wajib meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi suami tidak diwajibkan meminta izin pd strinya. 3. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki. 4. Wanita menerima pusaka (warisan) kurang dari lelaki. 5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak. 6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak harus selalu taat pd isterinya dalam masalah kendali rumah tangga. 7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri. 8. Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan nifas yg tak ada pada lelaki. Makanya Kaum Feminisme nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM" Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?? Benda yg mahal harganya tentu akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dgn seorg wanita Islam. Wanita perlu taat kpd suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita? Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak- anak. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah syahid. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4 org lelaki ini: Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya. Masya ALLAH ... demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... kan? [Non-text portions of this message have been removed]
