Jika di satu lokasi Jakarta terjadi chaos, maka pihak yang berwajib tidak bisa 
berada di lokasi pada waktu yang ditentukan karena jalan yang macet. Maka 
dengan 
segera bisa saja musibah macam 1998 merebak.


Keputusan pak SBY untuk ngantor di Cekeas ada benarnya. Ada baiknya pusat 
aktifitas administrasi, yakni kantor para menteri dibuat di luar kota Jakarta. 

Peran Jakarta sebagai pusat seluruh aktifitas harus dirubah. Ancaman kudeta 
militer AD sudah tidak ada. Kalaupun ada mungkin diperlukan jika memang ada 
kesalahan di tingkat  pimpinan negara. Oleh sebab itu pusat kegiatan angkatan 
AU 
dan AL harus dialihkan ke luar kota Jakarta. 


Basis AL di samping Surabaya perlu dibangun di ujung Sumatera. Sembari 
mengantisipasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Sumatera dan Jawa, maka 
disekitarnya perlu dimanfaatkan untuk penjagaan atas keamanan. Jadi pengamanan 
fasilitas jembatan yang nilainya mencapai puluhan triliun itu tidak perlu 
mempebanyak polisi, tetapi memanfaatkan AL saja.


Perkembangan e government sudah harus diadopsi. Daripada cuma mengurusi porno, 
Kementerian Kominfo harus memanfaatkan uang rakyat yang bukan pajak dari 
ummat saja untuk merubah manajemen pemerintahan sehingga berbasis e 
government. Kominfo perlu mempelajari bagaimana ratusan ribu tenaga kerja di 
kota-kota India dan kota-kota  Filipina bekerja siang malam untuk melayani call 
centre AS melakui jaringan internet/satelit. Maksudnya rebut penguasaan e 
government dan terapkan di sini.





  


 


----- Original Message ----
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, August 12, 2010 2:22:49 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] "Ibukota Tak Pindah, Rusuh 1998 Bisa 
Terulang"

Menurut Lee Kwan Yew, mantan orang NO.1 di Singapura, jika penegakan hukum 
tanpa 
pandang bulu, walaupun ada kesenjangan ekonomi dan kemiskinan, maka tetap 
kejahatan dan kerusuhan dapat dihilangkan.

Dicontohkan di zaman pendudukan Jepang, tidak ada yang berani maling,mencuri 
apalagi merampok karena takut akan hukuman. Semua pelaku kejahatan, pemerkosaan 
dan penyelundupan disikat. Padahal kemiskinan dan kesenjangan ekonomi bukan 
main 
gap nya. 


Bandingkan dengan sebelum Jepang masuk ataupun setelah menyerah di Singapura. 
Penjarahan dan kejahatan di mana mana.

Di mana-mana kerusuhan, revolusi Perancis dan Rusia, awalnya dari hukum yang 
amburadul. Sehingga ketika merasa perlakuan adil menyebabkan kesusahan di 
kehidupan, tinggal diprovokasi dan dihasut saja.



Wass,

Liman


Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Paulus Tanuri <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 11 Aug 2010 16:47:30 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] "Ibukota Tak Pindah, Rusuh 1998 Bisa 
    Terulang"

Jadi maksudnya penyebabnya adalah kesenjangan ekonomi ?
Lalu semestinya bagaimana ?
Apakah semua orang yang mampu harus pura-pura miskin atau pura-pura susah ?
Atau semua yang mampu harus mendonasikan sebagian kekayaannya ?


Regards,
Paulus T.

2010/8/10 <[email protected]>

> Pak Wal Suparno yb;
> Siapapun dalangnya, apakah elite TNI atau lainnya, kalau tdk ada segregasi
> ekonomi yg tajam, massa kalangan bawah tidak mudah digerakkan utk menjarah
> perumahan elite, pertokoan, bank dsb.
> Berdasarkan kondisi sosial-ekonomi dan sistem ekonomi dengan risiko
> politiknya, Indonesia punya teman seiring, Argentina.
> Salam,
>
> Andrinof A Chaniago
> Penulis buku, Gagalnya Pembangunan: Kajian Ekonomi politik akar krisis
> Indonesia (LP3ES, 2001)
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS

2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ , 
http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/

3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota

4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]

5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links




      

Kirim email ke