sekarang bahkan banyak iklan yang menggunakan tubuh perempuan sebagai
daya penarik meskipun ga nyambung banget ama iklan itu sendiri. Contoh
: iklan cat (lupa merek-nya), apa hubungannya ama rok wanita yang
tersingkap? Iklan obat batuk, apa hubungannya ama payudara yang
sengaja di shoot dari jarak dekat? iklan obat kulit, apa harus pake
adegan 2 orang lelaki melihat betis wanita dri arah bawah, apalagi si
wanita pake rok pendek. Kalo mau dijembreng, buanyaak banget yang
menampilkan representasi tubuh wanita dengan komoditas. Yasraf Amir
Piliang dalam bukunya Dunia Yang Dilipat dan Hipersemiotika menyebut
ini semua dengan ekonomi libido

On 3/31/07, qori hani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> dear all, rasanya muak kesel dongkol bgt kok sekarang
> banyak bgt iklan terutm produk kosmetik yg menunjukan
> perempuan jd sangat bodoh. perempuan diiklan2 tersebut
> biasanya cantik tapi perilakunya tidak bisa dikontrol.
> lihat saja iklan Ponds, sang model menjadi tidak
> nyaman ketika melihat wajahnya berminyak, kusam, dll.
> tindakan bodoh kmdn dilakukan dengan membongkar isi
> tasnya dan orang2 diselilingnya merasa terganggu. hal
> yang paling menyebalkan dari iklan-iklan tsb adalah
> mereka menggunakan perempuan utk dilecehkan sekaligus
> mengambil untung dgn mengharapkan perempuan sebgai
> sasaran produknya. perempuan dieksploitasi dan
> direndahkan untuk diambil keuntungan sebesar-besarnya.
> Kenapa iklan-iklan seperti ini begitu banyak berada di
> televisi kita sih. Iklan ini sepertinya diijinkan untk
> memberi cap bagi perempuan bahwa sebelum memakai
> produk mereka adalah bodoh, tidak keren, gaptek, dll.
> Bahkan ada sebuah iklan parfum yg dengan
> tegas-tegasnya mengatakan bahwa dgn menggunakanya maka
> akan bikin cewek-cewek GOKIL. Seharusnya lembaga2
> sensor tanggap dong dengan kondisi seperti ini. Saya
> menghimbau ada semacam peringatan bagi para perusahaan
> advertising, periklanan (atau apalah namanya) bahkan
> produsen produk agar dalam mengiklankan dan menawarkan
> produknya tidak menampilkan pencitraan yg buruk
> terkait jenis kelamin, kelompok, ideologi bahkan
> orientasi tertentu. kalo bisa sih iklan-iklan itu
> dilarang lagi ditayangkan dan minta mereka untuk minta
> maaf kepada masyarakat atas pencitraan buruk tsb.
> Semoga hal ini ditanggapi serius oleh pihak terkait.
>
> Salam,
> Qorihani.

Kirim email ke