Rekan Sari Kuncaraningrat,

Saya tidak yakin kebenaran statistik bahwa setiap hari ada 10 anak 
mati KARENA SENJATA API. Tetapi apabila statistik tsb menyatakan 10 
anak mati setiap hari KARENA KELALAIAN ORANG TUA (bukan cuma karena 
senjata api), saya percaya.

Bisa dipertegas sumbernya? Apakah sumber tsb merupakan sumber 
terpercaya (bukan sekedar dari koran atau blog yang bisa saja salah 
ketik atau salah tafsir)?

Keraguan saya disebabkan fakta bahwa para lobbyists pendukung ke 
pemilikan senjata api di AS - mis. NRA (National Rifle Association) -
selalu menggunakan angka2 statistik dari hasil riset mereka yang 
mendukung argumentasi mereka. Misalnya, kematian SECARA TAK SENGAJA 
(akibat kelalaian) oleh senjata api menurut RNA secara relatif 
terlihat TINGGI karena kepemilikan senjata api mampu menekan angka 
kematian SECARA SENGAJA oleh senjata api sampai RENDAH sekali.

Alasan NRA, jika kepemilikan senjata api diperbolehkan, maka setiap 
orang tidak tahu satu sama lain, siapa di antara mereka yang 
memiliki senjata api.

Akibat usulan suatu RUU (kalau tak salah, Brady Bill), saya di tahun 
1992-1993 sangat intens mengikuti perdebatan gun ban  yang diusulkan 
oleh pihak penentang kepemilikan senjata api. Karena tak mungkin 
mereka menang jika mengusulkan LARANGAN TOTAL kepemilikan senjata 
api, maka yang diusulkan adalah PENGETATAN PROSES 'BACKGROUND CHECK' 
setiap orang yang akan membeli senjata api.

FYI, saya sendiri ikut menulis di surat pembaca koran lokal 
tentangan saya thd kepemilikan senjata api dalam satu polemik 'gun 
ban' di koran tsb. Dalam polemik2 di berbagai koran, saya bisa 
belajar banyak dari argumentasi2 kedua belah pihak.

Salam

--- In [email protected], kuncaraning sari 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Diberitakan juga bahwa kematian anak-anak di Amerika
> akibat kelalaian para orang tua dalam menaruh senjata
> api, dalam 1 hari 10 anak mati. Anak-anak  mengganggap
> senjata api itu mainan kemudian anak tersebut
> menembakkan dirinya atau ke temannya.
> 
> Menyedihkan..
> 
> Salam,
> 
> Sari


Kirim email ke