Maaf, dalam diskusi di forum ini saya tidak pernah sekalipun menyalahkan
perempuan....
Sebenarnya concern saya hanya mengingatkan kembali bahwa gerakan masyarakat
sipil harus fokus pada pendampingan dan/atau pembelaan bagi kepentingan
masyarakat miskin (baik perempuan, laki2 atau yang lainnya). Kalaupun LBH APIK
selama ini sudah melakukan pembelaan dan pendampingan terhadap perempuan dari
kelompok miskin ya itu bagus dan harus diperkuat serta dipublikasikan lagi
supaya masyarakat di luar LBH APIK tahu advokasi yang dilakukan oleh kawan2
LBH APIK.
Kalaupun pilihan untuk mendampingi artis sudah menjadi keputusan organisasi
LBH APIK, sebagai masyarakat saya hanya berharap jangan sampai pendampingan
terhadap kasus selebritis (Maia) ini memperlemah dan memecah konsentrasi
kawan2 dalam melakukan pembelaan hak2 perempuan dari kelompok miskin.
Saya hanya kuatir tidak ada lagi yang membela warga miskin (apapun
gendernya, agamanya dsb). Itu saja sebenarnya kekuatiran saya terhadap kasus
ini..
Salam,
Firdaus
Mariana Amiruddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ya, betul, apalagi menyalahkan perempuan, itu lebih nyaman lagi
buat laki-laki dan perempuan yang cara berpikirnya hanya berdasarkan
stereotip patriarkhis.
Merenunglah, introspeksi diri terhadap aktivitas kalian.
mariana