http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0704/30/213127.htm
=======================

JAKARTA, SENIN - Untuk menguak sejarah gempa bumi dan tsunami besar di
sepanjang pesisir Pulau Sumatera dan Jawa, ilmuwan Indonesia dan AS
akan melakukan riset bersama. Sebuah kapal akan dipakai dalam
ekspedisi ilmiah selama lebih dari sebulan. 

Mereka akan melakukan penelitian bersama di bidang paleoseismologi
pada zona subduksi Sunda di bawah perairan Selat Sunda. Perjanjian
kerja sama ilmiah ini telah disepakati antara Badan Pengkajian dan
Penerapan Teknologi (BPPT) dan Oregon State University (OSU). 

Ilmuwan dari Indonesia dan AS tersebut akan melakukan ekspedisi di
atas kapal berbendera AS bernama R/V Roger Revelle dari 7 Mei sampai
14 Juni 2007. Delapan dari 32 anggota tim ilmuwan itu berasal dari
Indonesa. Ilmuwan dari Indonesia akan diketuai Dr. Yusuf
Djadjadihardja yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pengkajian
Teknologi dan Penerapan Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT.
Sedangkan ilmuwan dari AS diwakili oleh Dr. Chris Goldfinger seorang
direktur Laboratorium Pemetaan Dasar Laut dan Tektonik Aktif OSU.

"Proyek ini merupakan kelanjutan kerjasama yang penting antara
Indonesia dan AS berkaitan dengan potensi bencana alam akibat tsunami
dan gempa bumi yang tertuang dalam nota kesepahaman Multihazards yang
ditandatangi pada November 2006," kata Kuasa Usaha Kedutaan Besar AS
untuk Indonesia, John Heffern, dalam keterangan persnya di Jakarta,
Senin (30/4). Kedua belah pihak akan bekerjasama secara erat meneliti
penemuan mereka selama pelayaran.


Sumber: Antara
Penulis: Wah


Copyright 2006 Kompas Group

Kirim email ke