Mas Totot, Bicara Chatting :-) saya kewalahan :P Bayangkan Friend List di YM saya lebih 60, bahkan menurut catatan saya sampai saat ini ada 105 ID YM makanya saya mengalihkan status OL YM saya ke Ponsel. Kembali ke Kopdar, harusnya Angelina meniru kita, kopdar di kantor Menteri.
Salam, Agus Hamonangan Yahoo Messengger Windows Live Messenger Google talk --- In [email protected], "Totot" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tuuuh kan.... makanya hati2 deh kalo baru kenal > sama orang... apalagi kenalnya dari dunia maya. > Gawat kan kalo dirampok gini... > > Heran juga sih saya, kok berani bgt kopdar kok > langsung menclok di kamar kos.... :-) > > Waspadalah! > > > ----- Original Message ----- > From: "Agus Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Sunday, May 13, 2007 7:56 PM > Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kopi Darat Berbuntut Penganiayaan (Was > Chatting) > > > > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0705/13/utama/3530067.htm > > ======================== > > > > Jakarta, Kompas - Dunia maya kembali menjadi ajang untuk melakukan > > kejahatan. Dengan modus operandi berkenalan, setelah mengobrol di > > dunia maya melalui internet, seorang laki-laki tega menganiaya dan > > berencana merampok teman chatting-nya ketika kopi darat. > > > > Angelina Hatipau (42), warga Jalan Lampiri RT 05/12, Pondok Kelapa, > > Duren Sawit, Jakarta Timur, harus menjalani perawatan di Rumah Sakit > > Harum, Kalimalang, Jakarta Timur, akibat mengalami tiga luka tusuk di > > leher dan di dada, Jumat (11/5) malam. Dia ditusuk Joko Sutirto (31), > > teman chatting yang baru dikenalnya lima hari lalu. > > > > Berawal dari keinginan untuk kopi darat, Angel dan Joko sepakat > > bertemu di rumah kos Angel pada Rabu (9/11). Pertemuan pertama > > berlangsung baik sehingga mereka sepakat untuk bertemu lagi pada Jumat. > > > > Ade (21), penjaga rumah kos, dan Thieis, salah seorang penghuni kos, > > juga melihat kedatangan Joko pada Jumat sore itu. Mereka berdua > > kemudian larut dalam kesibukan masing-masing karena Joko terlihat > > masuk ke kamar Angel. > > > > Sekitar pukul 21.00, Thieis yang menempati kamar di lantai dua > > tiba-tiba mendengar jeritan minta tolong dari kamar Angel. "Saya > > buru-buru turun. Lalu, bersama tiga anak kos yang lain, saya mengetuk > > pintu Angel," tutur Thieis. Mereka berempat lalu mendobrak pintu kamar > > karena ketukan tersebut tidak mendapat jawaban. > > > > Setelah pintu terbuka, mereka juga tidak bisa melihat situasi di dalam > > kamar karena gelap. Lambat laun mereka melihat sosok Angel tergeletak > > di lantai dengan bersimbah darah. Angel masih dalam keadaan sadar, > > tetapi yang diucapkan hanya meminta tolong dan menyebut nama Tuhan. > > > > Tiba-tiba, ketika mereka hendak masuk ke kamar, Joko lari menyeruak > > keluar. Dia bahkan memukul kepala Roy (30), salah seorang anak kos, > > dengan botol. Akibatnya, kepala Roy robek, sedangkan botol itu pecah. > > Ketika anak kos yang lain menolong Roy dan Angel, Joko pun kabur. > > Namun, dia bisa ditangkap warga dan mengalami pemukulan yang cukup parah. > > > > Joko, warga Kompleks Pertanian, Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit, > > kini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Sukanto Kramat Jati. > > > > Menurut Kepala Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor Duren Sawit > > Iptu Kosasih, saat ini polisi masih menunggu korban dan pelaku pulih. > > "Kondisi mereka masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan," > > kata Kosasih. > > > > Meski demikian, polisi telah mengumpulkan barang bukti berupa pisau, > > telepon seluler, dan pakaian penuh darah. (ARN) >
