Setuju sekali mas Totot, memang sebaiknya preman2 ini ditindak tegas. Kenapa ya
pejabat2 kita dalam hal ini Kapolri diam aja. Udah gitu SBY sama sekali nggak
negor. Bingung2 deh, ada apa gerangan. Kok mengacak acak barang orang di legal
kan oleh petugas polisi ya. Ada 2 kemungkinan: takut menindak karena bisa jadi
perang saudara dan belum ada perintah dari Kapolri dan kedua seperti mas Totot
uraikan supaya uang kutipannya lari ke Polisi. Mentalitas pak polisi memang
benar2 harus dibenahi terutama pejabat2 dan mereka2 yang duduk dikantor.
Kapan negara kita dipimpin oleh pejabat2 tegas dan tanpa pamrih. Kalau
preman2 seperti ini dibiarkan, bisa2 semua penduduk stress berat karena besok
atau lusa masyarakat yang sudah susah hidup malahan di teror oleh mereka. Jadi
bubarkan saja FBR, IKB whtaever lah, yang penting usahakan bersamasama hidup
damai.
Salam prihatiiiiin banget
BS
Totot <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mau FBR mau IKB mau apaan kek, preman ya tetap preman!
Bangsat2 seperti ini harus disikat dan dilibas!
Kalau liat berita2 di TV kemaren, polisi cuma berjaga2 doang!
Bener kalau dibilang gak tegas dan diem aja kok!
Lha paling ini juga akal2an biar uang kutipannya lari ke polisi...
pake tangan FBR biar gak nyolok mata...
Nyatanya udah bikin macet dan resah warga, eh kok malah
gak ditangkap.. masa polisi yg jumlahnya 100 orang dan
bersenjata lengkap cuma jadi penonton pas dagangan orang
diobrak-abrik preman...
Mau jadi apa negara ini???
Memang benar2 bangsat!
salam prihatin banget2,
totot