Kalo yang kena ibu itu kayaknya bukan peluru pantul deh. Klo menurut posisi korban. kayaknya si prajurit nembak ke sembarang arah kosong. Dia ga tau di balik pintu ada si ibu. Peluru tajam kalo ditembakan dalam jarak 100 meter bisa tembus 3 orang. Perkataan panglima AL di TV kalo di tembak langsung ke arah kerumunan yang mati lebih banyak bener. Yang ga bener cerita tentang peluru mantul itu. Mungkin aja diantara koraban ada yang kena peluru pantul. Dosen saya cerita dulu waktu dia jadi menwa ada temennya yang mati waktu latihan merayap karena peluru pantul, padahal udah pake helm baja. Kalo saya liat dua belah pihak mau versi kebenarannya masing-masing. Harusnya ada pihak yang netral dan tidak punya kepentingan menyidik kejadian ini.
regards On 6/4/07, Paulus Tanuri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > yang saya bingung dengan teori peluru pantul adalah. > Katanya peluru sempat menembus dinding kayu masih sebelum menembus tubuh > si > Ibu. Dan setelah menembus tubuh si Ibu, peluru masih melanjutkan > perjalanannya. > Apa iya dengan kekuatan yang begitu besar, peluru itu bisa terpantul ? > Memang ditembakkan ke mana ? ke besi ? kalau ke tanah apa iya bisa > memantul > ? > > Regards, > Paulus T
