Mang Ucup, Tahu lagu The Corrs "Forgiven but not forgotten"? Saya suka banget.. sambil membayangkan gaya penyanyi2 dan sekaligus pemain musik The Corrs tsb.
Jabat erat, KK On Mon, 2007-06-18 at 11:31 +0000, mangucup88 wrote: > Pernyataan itulah yang sering kita dengar. Dan ini memang satu > kenyataan yang tidak bisa dipungkiri, karena satu kebohongan besar > apabila seseorang yang telah disakiti entah sekecil apapun juga; > bisa melupakan kejadian tersebut. Hanya bedanya tidak melupakan > bukannya berarti harus di ingat terus menerus. > > Apakah anda tahu, bahwa pada umumnya kita akan lebih mudah untuk > dapat memaafkan seorang musuh, daripada memaafkan orang yang kita > kasihi. > > Pada saat kita belum mampu memaafkan otomatis kejadian-kejadian yang > menyakitkan tersebut akan selalu menghantui kita siang dan malam. > Tetapi setelah kita bisa memaafkan tidurpun bisa tenang dan tidak > akan terganggu lagi oleh mimpi2 buruk. Memaafkan bukannya berarti > harus melupakan kejadian tersebut ataupun mengakui bahwa apa yang > mereka lakukan itu benar ! Tidak sama sekali, yang salah tetap salah > dan tidak bisa dibenarkan, hanya bedanya pada saat kita; memaafkan > berarti kita tidak mau mengingatnya lagi. > > Enak aja, Gw yang disakiti selama bertahun-tahun, apakah harus > dimaafkan secara begitu saja, seperti juga pepatah panas setahun > dihapus oleh hujan sehari ! Disinilah letak kesalahan pemikiran > anda ! > > Keuntungan utama dari memaafkan, bukannya untuk orang yang bersalah > kepada kita melainkan untuk diri kita sendiri. Melalui memaafkan > kita dapat melepaskan seluruh beban sakit hati kita; maupun stress > yang membebani dan menyiksa diri kita selama ber-bulan2, bahkan ber- > tahun2. > > Dengan memaafkan hati dan pikiran kita bisa jadi langsung plong > lepas dari segala beban sakit hati ini ! Tanya saja sama diri > sendiri, apakah anda senang dengan adanya siksaan yang anda rasakan > sampai dengan sekarang ini ? Tiap kali teringat akan kejadian > tersebut sama seperti juga luka yang digarami dan diberikan cuka > terus-menerus, sehingga dengan mana, luka batinnya akan terasa nyeri > terus dan sampai kapanpun juga tidak akan bisa sembuh ! Obat mujarab > dari luka batin yang benar2 cespleng hanya ada satu saja ialah: > Memaafkan! > > Prinsip hidup yang saya pegang ialah: saya tidak akan bisa merubah > orang lain, tetapi saya bisa merubah diri saya sendiri. Saya tidak > akan bisa merubah perasaan dari orang pernah menyakiti hati saya, > tetapi saya bisa merubah perasaan saya sendiri, dengan memaafkan, > sebab memaafkan itu adalah pilihan. > > "Forgiveness Is a Choice"; memaafkan itu adalah pilihan yg hanya > bisa ditentukan oleh Anda sendiri. Bagi mereka yg tidak bisa dan > tidak mau memaafkan, maka mereka akan tersiksa, karena pikiran dan > batinnya akan selalu kotor, disamping itu hubungan dgn yg bersalah > pun akan selalu tetap buruk sehingga luka batinnya hingga kapan pun > juga tidak akan mungkin bisa dipulihkan lagi. > > Lucu tapi nyata, kita bersedia mengorbankan segala-galanya mulai > dari waktu hingga uang untuk bisa sembuh, tetapi sakit batin kita; > tetap kita pelihara. Disamping itu untuk bisa sembuh tidak perlu > bayar entah berupa uang maupun waktu. > > Orang yang dapat memaafkan kesalahan seseorang adalah orang yang > baik, sedangkan yang dapat memaafkan dan melupakan kesalahan > seseoran adalah orang yang bijak, tetapi orang yang dapat memaafkan > dan melupakan kesalahan seseorang „sebelumnya" orang tsb minta maaf > adalah orang yang memiliki sifat illahi. > > Mang Ucup – The Drunken Priest > Email: [EMAIL PROTECTED] > Homepage: www.mangucup.net > > > > >
