Menurut saya, menangis adalah satu dari sekian cara SBY terus memelihara citra diri, yang makin lama kian memuakkan. SBY harusnya bersyukur masih punya air mata, di Sidoarjo ribuah warga menangis sudah tak pake air mata lagi, karena sudah setahun lamanya meratapi nasib. Yang ditunggu warga Sidoarjo kini bukan lagi sekedar simpati, yang entah sudah berapa kali meluncur dari bibir presiden, tapi aksi.
-salam- On 6/26/07, Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Terharu juga membaca SBY sampai banjir air mata di Bogor, > saya juga ikut nangis (kecil-kecilan)..... > Kini katanya beliau akan turun gunung dan sebagainya! > > Apakah selama ini SBY ada di puncak berkabut dan jauh dari > lembah derita rakyat kecil atau bagaimana ya? > Bagaimana kalian, rekan-rekan seperjuangan? > Apakah kalian masih punya air mata yang tersisa buat dicucurkan > bersama SBY? > > Alamak, mudah-mudahan air mata ini bukanlah air mata buaya.... > Marilah kita tegak berdiri dan nangis bersama, OK! > > Salam > :=(( > Las.
