- Bukankah di kartu ATM tercetak nomor call center (resmi) bank? Setidaknya, problem akibat kejadian itu bukan 100% salah bank yang bersangkutan donk.
Maaf, saya bukan orang Bank Mandiri.. cuma berusaha bersikap netral saja.. Tapi tetap saja Bank Mandiri juga punya kesalahan, tidak memasang CCTV di setiap mesin ATM mereka. Ini salah satu bukti keseriusan mereka menjaga keamanan/ kenyamanan pelanggan.. - Sewaktu menelepon ke 'call center' itu, Pak Tamara memberitahukan semua data (nama ibu kandung, alamat rumah & no telepon, dll) atau tidak? Kalau iya, mungkin sebaiknya perlu dipertimbangkan untuk segera menutup rekening & membuka kembali (kalau mau) di bank tersebut.. Lah wong semua data penting sudah 'disadap', mau apalagi? :-| - Itu ATM asli/aspal? :-p Kalau ATM asli, apakah itu berarti kabar soal penyalinan kartu di ATM bukan HOAX? CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 6/27/07, Paulus Tanuri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bank Mandiri sebagai salah satu Bank yang besar ternyata banyak sekali > kelemahannya. masalah CCTV di ATM juga adalah celah yang seharusnya tidak > terjadi bila Bank Mandiri berniat memberikan keamanan bagi nasabahnya. > > Teman saya pun ada yang punya pengalaman buruk dengan Bank Mandiri. Ibu > dari > teman saya ini membuka tabungan di Bank Mandiri yang ditujukan untuk biaya > pernikahan kakak teman saya. Jadi sejak rekening tersebut dibuka, kartu > ATM > tidak pernah dipergunakan, karena memang tidak pernah menarik uang dari > rekening tersebut. > Salahnya memang ada sedikit kelengahan dimana buku tabungan jarang sekali > di > print, karena kepercayaan bahwa Bank itu aman. > Pada saat sudah dekat waktu kakak teman saya akan menikah, maka mereka > bermaksud untuk mengambil uang dari rekening tersebut. Karena jumlah > pengambilan cukup besar, maka pengambilan dilakukan di Teller, dengan > membawa buku tabungan. Saat itulah baru disadari ternyata uang yang ada di > rekening berkurang sangat banyak. Dan saat diperiksa history transaksinya, > banyak terjadi penarikan melalui ATM di kota-kota luar Jakarta. Sedangkan > ibu teman saya yang memegang kartu ATM tidak pernah meninggalkan kota > Jakarta. > > Dan pihak Bank Mandiri sama sekali tidak menunjukkan perasaan bersalah, > dan > bersikukuh itu adalah penarikan yang dilakukan oleh nasalah. Dan hebatnya > lagi, semua penarikan tersebut dilakukan di ATM Bank Mandiri yang tidak > dilengkapi dengan kamera CCTV. > > Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin kartu ATM yang tidak pernah dipakai > itu ternyata seakan-akan bisa ada copy nya ? Dan bagaimana mereka bisa > tahu > nomor PIN kartu tersebut ? > karena, hingga pada hari dimana penarikan akan dilakukan di teller, kartu > ATM tersebut masih berada di dompet ibu teman saya ini. > > Dan dari beberapa milis yang saya ikuti, tampaknya kejadian tersebut bukan > cuma terjadi pada satu / dua orang nasabah Bank Mandiri saja. > > Bila ada pihak terkait dengan perbankan, mohon hal ini diperhatikan. > Bukankah saat ini Bank Mandiri termasuk salah satu Bank yang dikelola > pemerintah ? Apakah memang semua perusahaan yang dikelola pemerintah itu > tidak ada yang beres ? > lalu bagaimana dengan BI ? apakah juga banyak celahnya ? > > Regards, > Paulus T.
