Kapan ya Abu Rizal Bakri punya rasa iba dengan korban lumpur Lapindo. Coba
kalau ada saudaranya atau anaknya yang kena musibah, pasti semua berjalan
lancar. Saya berharap agar ARB dan pemilik saham lainnya membuka mata untuk
membantu sesama bangsa yang menjadi korban tingkah laku mereka dan yang hanya
mencari keuntungan, begitu merugi pura2 nggak mau tau dan melepas tanggung
jawab. Inikah contoh pemimpin2 negara kita? Mereka hanya mikirin duit dan bukan
kesejahteraan rakyat. Pemimpin seperti ini sebaiknya di istirahat kan saja. Pak
SBY juga harus tegas menindak mereka jangan hanya omdo. Janji2 kosong. Kasihan
mereka yang menjadi korban dan tidak jelas masa depannya. Diberi ganti rugi
atau tidak, semua nggak jelas, selama setahun diombang ambing dengan janji2
kosong dan mencla mencle nya para pejabat. Jangan menyalah gunakan kekuasaan
wahai para pejabat, rakyat juga punya kesabaran menunggu. Setahun hidup tak
menentu adalah siksaan physik. Apakah bapak2 pejabat tidak
terpikir untuk membantu dan memberikan solusi terbaik????
Salam prihatin,
BS
wahyudibaca <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
SBY menangis tidak akan menyelesaikan masalah lumpur lapindo akan
berhenti menyembur dan SBY menangis juga tidak akan menyelesaikan
masalah masyarakat korban lumpur lapindo. Yang dibutuhkan sekarang
ketegasan SBY untuk membayar kontan dan lunas kepada masyarakat
korban lumpur lapindo. Dan penanganan lumpur lapindo harus matang
dalam penangannya, bukan untuk uji coba saja. Masyarakat korban
lumpur lapindo sudah satu tahun lebih hidup penuh ketidak pastian,
tinggal di pasar yang sumpek hingga menimbulkan stress dan depresi.
Aburizal Bakrie mau tidak tinggal di pasar satu minggu saja, agar
bisa merasakan seperti korban lumpur lapindo.
salam
yudi
[EMAIL PROTECTED]