Pak Gun.... Bagaimana jika: 1. Tidak memiliki saudara/ tetangga kaya yang sanggup memberi pinjaman +/- 25 juta per bulan...?? 2. Apakah Bank mau menyetop bunga yang melilit itu..??? 3. Apakah ada lembaga hukum yang bisa membantu korban-korban bank ( KTA/Kartu Kredit/Personal Loan ) yang bisa memberikan solusi terbaik untuk menyelesaikan hutang2 tanpa ada bunga serta meringankan kreditur...???
Mohon jawaban nya dan mungkin ini bisa jadi solusi bagi pembaca lain yang sedang ada masalah dengan bank. Terima kasih ----- Original Message ----- From: Goenardjoadi Goenawan To: [email protected] Sent: Tuesday, July 10, 2007 4:47 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] seorg ibu rmh tangga,apakah ada solusi u/kami... Saya 36th, seorg ibu rmh tangga,apakah ada solusi u/kami... suami saya 43th bekerja diperusahaan mini box gaji cuma 3,5jt/bln, tiap bulannya kami hrs membyr cicilan kredit tanpa agunan sebesar 8jt tiap bulannya....jadi suami saya putus asa dan pelarian ke judi di internet...akhirnya hutang kami makin menumpuk... dan tiap blnnya kami hrs mencari uang 15 jt u/membayar cicilan, saya ingin sekali meringankan beban keluarga, usaha apa yg bs saya lakukan dirmh krn skrg mau memulai suatu usaha jg perlu modal dan kejelian... dulu sy pernah bekerja di bagian export/import, u/bekerja lagi saya hrs menunggu anak saya agak besar dan sdh bs ditinggal dgn pembantu Melihat mslh diatas,apa msh ada solusi u/kami? kdg sampai terlintas apa kami kabur aja krn sdh tdk sanggup memikul beban tiap bulannya. Saya ada membaca cerita yg Bapak tulis di Majalah ...uang hayalah ilusi...tapi hutang kami tiap bulan bukan ilusi tapi benar2 hrs kami bayar setiap bulannya..atau debt collector yg akan menteror kami tiap bulannya... Mohon solusinya. Sekian dan terima kasih Jawab: saya memahami problem anda. Begini bu, langkah-langkah yang perlu Ibu ambil adalah sebagai berikut: 1. Jangan berputus asa. Lupakan dulu sejenak masalah suami ibu, dan tenangkan diri, dan hitunglah, berapa jumlah hutang yang harus Ibu tanggung, dibandingkan dengan asset yang ibu miliki, misal hutang dengan cicilan 15 juta, mungkin total hutang Rp 100 juta. Berapa asset yang Ibu miliki? apakah bisa menutupi? bila ya, maka Ibu segera minta pertolongan kepada Saudara-saudara. Misalnya beberapa menyumbang Rp 25 juta. Mungkin ini bisa meringankan beban Ibu, dengan jaminan asset Ibu. Ingat bu, masalah Ibu hanyalah sementara saja, bukan akhir segalanya. Hidup masih panjang. 2. Rubahlah hutang anda menjadi pinjaman lunak [tanpa bunga]. Pelajari jenis-jenis hutang. Jangan hutang jangka pendek [KTA] digunakan untuk jangka panjang [bisnis], namun gunakan sebaliknya, hutang jangka panjang [misal hutang kepada Investor] dibayar dalam bentuk saham atau bagi hasil. Hutang yang sifatnya jangka pendek [jelek]: - kartu kredit - KTA - pinjaman bank, KPR - rentenir - pegadaian - hutang pada tetangga Hutang yang sifatnya jangka menengah / panjang [bagus]: - hutang dagang, piutang, account payable - pinjaman syariah - hutang kepada saudara / keluarga Financing / pembiayaan [lebih bagus]: - saham - investasi bagi hasil - franchise 3. Pikirkan mengenai langkah untuk mendapatkan bantuan, jalan, dukungan dari orang lain, yang mampu membuat anda dan suami bisa memperoleh income. Gunakan income itu untuk mencicil pinjaman. semoga Ibu dikuatkan, salam, Goenardjoadi Goenawan Penulis buku BEST LIFE penerbit Elex Media Komputindo terbit 1 Juni 2007 -
