Ketidak adilan yang disebabkan oknum2 pemeras. Bagaimana nasib guru seperti ini
bisa dibantu?? Beliau sampai nekad bersedia sampai pensiun hanya dengan pensiun
guru.
Suatu saat para oknum2 pemeras ini akan kena jerat hukum, tapi pertanyaannya
kapan...???!!! kapan....???!!! Mental mereka sudah tidak bisa diperbaiki.
Salam
BS
dery leorna <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Agak susah di Indonesia untuk memperbaiki kesejahteraan guru. Walau
sudah ada kompetensi tapi tetap uang yang bicara. Hal ini benar2 terjadi.
Dimana ada seorang guru yang sangat potensial dan sudah saatnya untuk naik
pangkat menjadi kepala sekolah sejak beberapa tahun yang lalu tapi hal itu
tidak menjadi kenyataan. Karena dari segi administrasi guru tersebut sudah
layak. Tetapi terbentur oleh dana yang diminta oknum2 di dinas terkait. Saat
inipun guru tersebut dapat menjadi kepala sekolah asalkan sanggup menyerahkan
uang sebesar 30 juta. Dan guru tersebut menolak, dia rela sampai saat dia
pensiun nanti 2 tahun lagi hanya sebatas pensiun guru....Bagaimana dengan
guru-guru yang lain?
Rgds,
Dery Leorna