Pak Harjo,
mungkin pak dosen ini berpikir geng motor = club motor (yg rata2 memang motornya
satu brand) seperti di banyak kota lain.
Padahal kalau kita lihat di tayangan Metro, gak cuma satu brand yg jadi anggota
geng motor brutal ini.

Kalau saya pikir, letak kesulitannya sebenernya kebanyakan anggota geng, 
terutama
pentolan2nya adalah anak kolong (anak anggota TNI/Polri), karena masalah
geng motor bandung ini udah ada sejak thn 80an tapi gak pernah tersentuh hukum.
Ini saya tahu dari seorang teman yg juga anak kolong yg dulunya jg anggota geng 
motor.

Padahal kalau dilihat dokumentasi Metro kemaren yg didapat dr Polda Jabar,
terlihat banget kok wajah2 pelaku dan nama geng-nya.

Salam,
Totot

  ----- Original Message ----- 
  From: ARVI 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, November 09, 2007 9:10 AM
  Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] GENG MOTOR DI BANDUNG


  Kemarin sore dalam siaran Metro kalau tak salah ada topik mengenai Geng Motor 
di Bandung itu dan salah satu sumbernya kalau tak salah seorang dosen di Jogya 
mengatakan bahwa tindakan para Geng Motor di Bandung itu kurang lebih dikatakan 
sebagai "akibat product dari suatu pemilik modal yi industri kendaraan sepeda 
motor".

  Apakah ada yang sependapat dengan pemikiran ini?
  Saya pikir rasanya pemikiran ini tidak tepat.
  Kalau dikatakan bahwa perampokan juga akibat product suatu kendaraan bermotor 
maka tentu saja dapat dikatakan bahwa ini juga akibat "product industri 
tekstil" karena hanya dilihat bahwa para perampok itu menggunakan pakaian dalam 
menjalankan aksi perampokannya.
  Tentu saja Jakarta akan aman jika tidak ada industri tekstil karena para 
perampoknya pasti tidak bisa merampok dengan tidak memakai pakaian alias 
telanjang bulat.
  Apakah karena pembunuh menggunakan pisau apakah produsen pisau bisa 
disalahkan?

  Maaf, mungkin pendapat saya salah dengan salah satu dosen dari Jogya itu. 
Atau mungkin saya yang kurang bisa menangkap isi pendapatnya dalam siaran Metro 
TV kemarin sore.

  Harjo 

  [Non-text portions of this message have been removed]



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke