rekan Eric, "konsumen sekarang ini lebih realistis" dan "yang penting kualitas dan harga" rekan Eric, tidak sesimpel itu permasalahannya, pembeli tidak bisa digeneralisir seperti itu. ada istilah disebuah modul "salesmanship course" yang menyebutkan, "let's customer buy with their own reasons". artinya kriteria membeli itu akan beragam. itu yang disebut sebagai karakter pembeli. contoh singkat saja dari dunia industri. kenapa para pembuat sepatu terkenal dari Eropa, seperti Bally/Salamander/Aldo Brue, rela mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk menaruh para tenaga ahli kulitnya [tenaga asing] dipabrik-pabrik penyamakan kulit diYogya,Surabaya dll selama bertahun-tahun?. jawabannya adalah, karena mereka maunya hanya kulit sapi Jawa dengan berbagai kriteria, kualitas dan alasan2 mereka yang mengalahkan "realistis", sekaligus juga "asal muasal" yang anda sebutkan. kalau mau bicara murah, mungkin kulit [finished leather] dari China atau India saat ini akan lebih murah, tapi kenapa mereka tetap membelinya dari Indonesia. tulisan Pak Bambang Soetedjo, mengenai "luar negeri minded". saya yakin masih relevan saat ini, tapi mungkin sudah berkurang [moga2benar]. tinggal kembali pada masyarakat konsumen, apakah mau memakai dan membeli produk dalam negeri sendiri. contoh yang terkait pada sandang. saya yakin bahwa produk sandang diIndonesia, sudah jauh lebih baik dari negara2 dunia ke3 lainnya. teknologi2 mutahir seperti serat micro-fiber, yaitu serat polyester yang lebih halus dan menyerap keringat, hingga nyaman digunakan selayaknya serat katun, sudah bisa dibuat diIndonesia. sekarang ini sedang dipromosikan untuk kain Ihram [tolong dikoreksi kalau salah tulis] supaya tidak kepanasan di Arab sana kalau sedang umroh atau naik Haji. sekarang tinggal petani dan peternak yang mesti diberdayakan. agar jambu air Bangkok seperti yang telah saya posting terdahulu, durian monthong dari Bangkok juga yang banyak terdapat dipasar modern kita saat ini. mungkin rekan Erwin dari Lembang bisa memulai berjuang, tentunya dengan dukungan dari teman2 ahli2 pertanian. salam, DjS
---- Original Message ---- From: Eric Soesilo <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, 15 January, 2008 3:25:20 PM Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Ketika kampung kami diserbu anak2 kota.... Konsumen sekarang ini lebih realistis pak. Sebenarnya mereka sudah tidak peduli asal muasal dr suatu produk. Yang penting kualitas dan harga. Ya produsen indonesia mesti bisa buktiin itu ke masyarakat. Kalo bisa saya yakin pasti sama aja penerimaan masyarakat terhadap produk dalam negeri dibandingkan dengan produk luar negeri. Best Regards, Eric Soesilo [EMAIL PROTECTED] 0815-13-899-899 Sent from my E61i with Indosat Matrix Blackberry
