Ya, Pak Tanuri,

Bomb yang dijatuhkan tahun 45 menggunakan Uranium seperti yang digunakan
di Chernobyl tapi supaya lebih dahsyat lagi ditambah hidrogen. Reaksi dari
fisi Uranium digunakan untuk memantik reaksi fusi hidrogen.

Bom nuklir modern menggunakan Plutonium.

Dulu pernah populer sebutan bom neutron. Ini hanya penghalusan dari bom
nuklir yang dioptimasi sedemikian rupa baik komposisi maupun ketinggian
waktu bom meledak sehingga yang sampai muka bumi hanya EMP nya (Elektro
Magnetic Pulse) yang merusak semua mesin dan alat listrik namun gedung
tetap utuh.

Teknologi selalu bermuka dua, tergantung menggunakannya.

Salam,

Sadjuga

> Pak Sadjuga,
>
> Saya memang tidak mendalami masalah pemecahan atom dan istilah-istilahnya.
> Setelah penjelasan mendetail tentang istilah atom dan nuklik oleh Bapak.
> Sekarang timbul pertanyaan baru lagi di benak saya. Yaitu, apakah bom yang
> dijatuhkan di hiroshima itu menggunakan bahan uranium atau plutonium (atau
> apapun namanya menurut istilah ilmu atom dan nuklir) seperti yang
> digunakan
> pada pembangkit tenaga nuklir yang kita bahas ? contohnya : Chernobyl ?.
>
>
> Regards,
> Paulus T.
>
> 2008/1/25 <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>> Pak Tanuri YSH,
>>
>> Terima kasih atas komentarnya.
>> Bukan maksud hamba membelokkan fakta.
>>
>> Istilah atom sam nuklir sami mawon. Konotasinya berbeda.  Atom dari
>> atomos
>> yang artinya "tidak dapat dipecah lagi" (ternyata dapat dipecah juga).
>> Nuklir (nuclear) yang artinya inti yang dalam hal ilmu fisika yang
>> dimaksud ya atom.
>>
>> Orang mengubah dari kata atom ke nuklir untuk menghilangkan memori
>> mengerikan bomb atom. Orang menyebut pembangkit listrik tenaga nuklir.
>> Padahal yang dipecah (disalahkaprahkan denga kata "dibakar") dalam
>> pembangkitan energi ya atom juga atau nuklir.
>>
>> Pusat studi partikel di CERN dulunya juga membawa kata nuklir. Saat ini
>> istilah laboratorium nuklir diubah menjadi laboratorium fisika partikel.
>>
>> Benda sebesar nuklir/atom ternyata masih terlalu besar untuk dipelajari
>> karena di dalamnya masih tersusun atas partikel-partikel yang jauh-jauh
>> lebih kecil.
>>
>> Terimakasih.
>>
>> Salam hangat,
>>
>> Sadjuga
>>
>>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>


Kirim email ke