Sekadar meluruskan saja (dan sedikit mengulang):

Soal negara mana saja yang mendukung kemerdekaan Timor Leste bisa lihat di 
hasil pemungutan suara dalam Majelis Umum PBB untuk mendukung atau menolak 
resolusi PBB mengenai Timor Leste. Naskah resolusi PBB-nya bisa dilihat di 
http://www.etan.org/etun/genasRes.htm, hasil pemungutan suara ada dari 1975-82 
ada di http://www.etan.org/etun/UNvotes.htm). Australia hanya pada 1975 setuju 
agar Indonesia menarik pasukannya dari Timor Leste. Amerika Serikat abstain, 
tapi setelah itu terus menolak. Inggris abstain terus.  Setelah 1982, berkat 
lobby Indonesia dan dukungan dari negara-negara yang Anda sebut penjajah itu, 
masalah Timor Leste tidak lagi jadi agenda Majelis Umum PBB. Jadi begitulah 
kisah negara-negara yang Anda bilang "mensupport" kemerdekaan Timor Leste. 

Apakah keadaan Timor Leste lebih baik dulu daripada sekarang? Ini diskusi yang 
lain lagi. Komisi Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi sudah mengeluarkan 
laporan setebal 2800 halaman tentang situasi 1975-99. Bisa dibaca di 
http://www.cavr-timorleste.org/en/chegaReport.htm. Lebih baik dibaca sendiri 
dan bandingkan dengan keadaan sekarang. 

Begitu, bung

----- Original Message ----- 
From: "Eric Soesilo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, February 13, 2008 10:25 AM
Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] East Timor president wounded in attac - 
Eric & Manneke


> Ya negara2 yang mendukung kemerdekaan timor timur seperti yang bapak sebutkan 
> itu, apa yang mereka buat buat timor timur ? Dulu sebelum merdeka, isu yang 
> dibesar2kan adalah betapa kejamnya militer indonesia di sana, setelah merdeka 
> toh ndak berangsur2 jadi baik kan,
> 
> Best Regards,
> 
> Eric Soesilo
> [EMAIL PROTECTED]
> 0815-13-899-899

Kirim email ke