Ha ha ha, iya, jenisnya mmg yg robusta shg lbh terasa masam di lidah. Tp
u/org2 tertentu arabica jg terlalu keras mknya yg banyak laku yg campuran.
Iya, Mbak Yuli, aku jg pernah lihat kemasan itu di Harrods, amit2. kt itu
aku nyaris ngejual kesana kopi yg kubawa. Ha ha ha. Emang enak jd org
terkenal di negara yg kapitalistik, ya, apa aja bisa diadiin jualan. Mudah
dipuja semudah dicerca kala berseberangan. Ha haha.
setuju u/ngopi bareng. Ayo, Rim, kapan bisanya?
ED
Yuliati Soebeno <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mbak-mbak,
Karena kopi Lampung kebanyakan berjenis Robusta bukan Arabica, maka agak asem
dan ngambang rasanya. Kalau kopi jenis arabica rasanya selalu lebih mantap.
Kopi Toraja yang jenis Arabica.........hhmmm..enak sekali rasanya. Sayangnya
hampir semuanya milik Jepang.
Apa mbak-mbak tahu kopi favourite-nya Ratu Elizabeth II? Tak lain dan tak
bukan "Java Coffee" (tentu saja kopi luwak Jawa, yang harganya setinggi langit
di London dan belinya hanya di "Harrods" tentunya).
Disalah satu toko yang menjual segala macam jenis kopi di Mill Hill (North
London), "Java Coffee" nya ditandai dengan kata-kata The Queen's favourite
coffee.
Padahal yang dijual ditoko itu bukan kopi luwak! Cuman biar laku saja.
Bohongan belaka.
Ngopi...yuuuk?!
Salam,
Yuli