Bonjour, Bersama ini kami informasikan agenda acara budaya CCF Jakarta bulan April 2008 : a.. 7 April >>> Peluncuran komik "Un amour de Swann / Kisah Cinta Swann" @ Gramedia Matraman b.. 8 April >>> Pameran "Sejarah Komok Indonesia & Prancis" @ CCF Jakarta c.. 9 April >>> Pembukaan pameran foto "Photographier le patrimoine / Memotret warisan budaya" @ Bentara Budaya Jakarta d.. 11 April >>> Tari Kontemporer " La danse, une histoire à ma façon" @ Gedung Kesenian Jakarta e.. 1 Maret > 26 April >>> Sinema " Les étalons de yennenga" @ CCF Jakarta Selanjutnya informasi lebih lengkap dapat Anda baca di bawah ini. Besar harapan kami Anda dapat datang dan berpartisipasi pada kegiatan CCF Jakarta.
Terima kasih atas perhatian Anda. Salam hangat, Kegiatan CCF Jakarta terselenggara berkat kerjasama dan dukungan : O Channel - Jakarta Java Kini - WhatzUp - Djakarta! - Bentara Budaya Jakarta - Gedung Kesenian Jakarta - Akademi Samali - Kepustakaan Populer Gramedia - ikatan arsitek indonesia --- Astri Retno Onengan (Aci) Centre Culturel Français de Jakarta Jl. Salemba Raya N° 25, Jakarta 10440 INDONESIE T. [++ 62 21] 390 85 80 - 390 77 16 F. [++ 62 21] 390 85 86 M.[++ 62] 815 913 60 90 [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] - [EMAIL PROTECTED] www.ccfjakarta.or.id http://ccfdejakarta.multiply.com/ -------------------------------------------------------------------------------- (KOMIK SASTRA) Peluncuran komik sastra "Kisah Cinta Swann" karya Marcel Proust gambar Stéphane Heuet. Dihadiri oleh Stéphane Heuet dan Dwi Koen Senin, 7 April 2008 - pk. 16.00 Toko Buku Gramedia Matraman Jl. Matraman Raya No.46 Jakarta Pusat Karya seni ke-9 bermain dengan pilar sastra Prancis Bagaimana caranya dunia yang kompleks dan penuh nostalgia dari salah satu pilar sastra Prancis yaitu karya Marcel Proust*, berdampingan dengan seorang ilustrator komik, Stéphane Heuet ? Tanpa diduga, akhirnya sebuah adaptasi karya La Recherche yang memang sangat rumit, menemukan titik temu. Meskipun telah melalui pro-ses penyuntingan dan pengurangan teks secara luar biasa, namun pesan sang pengarang tetap tersampaikan. Keunikannya pun terletak pada isi karya yang dipertahankan dan keberanian untuk menggunakan gambar-gambar bergaris lembut anak muda tahun 50an untuk mendeskripsikan dunia khas Marcel Proust. Untuk pertama kalinya di Indonesia, berkat kolaborasi dengan Kepustakaan Populer Gramedia, Kisah Cinta Swann diluncurkan dalam bahasa Indonesia. Workshop, pertemuan dengan komikus dan diskusi yang dimeriahkan oleh Dwi Koen, turut mengiringi peluncuran komik dengan bantuan dari Akademi Samali dan tentunya sang ilustrator komik Stéphane Heuet. -------------------------------------------------------------------------------- (FOTOGRAFI ARSITEKTUR) Pembukaan : Rabu, 9 April 2008 - pk. 19.00 Pameran : 10 > 20 April 2008 Bentara Budaya Jakarta Jl. Palmerah Selatan No.17 Jakarta Barat Tel. 549 06 66 http://www.bentarabudaya.com Warisan budaya dalam beragam bentuk ! Warisan budaya tidak hanya mencakup monumen bersejarah dan tempat penting lainnya. Pameran ini menampilkan seleksi fotografi warisan budaya dalam cakupan yang luas : pilar gereja, pabrik, benda sehari-hari dan berharga, bangunan menakjubkan dan umum, pemandangan. Sebuah perjalanan melalui 16 tema yang mengajak kita untuk berpikir sejenak tentang warisan kita bersama serta yang akan kita tinggalkan pada generasi masa depan. Dibuat antara tahun 1962 hingga kini, fotografi yang ditampilkan berasal dari Inventaris umum Warisan Budaya Kementrian Kebudayaan dan Komunikasi Prancis. Inventaris umum yang dibuat pada tahun 1962, bertujuan untuk menyortir, mempelajari dan mengenalkan kepada masyarakat semua yang menjadi bagian dari warisan budaya nasional. Tertangkap oleh lensa kamera, benda menyatu dengan pandangan dan interpretasi sang fotografer. Pameran ini menampilkan sisi terbaik. Setelah singgah di berbagai belahan dunia, pameran "Memotret Warisan Budaya" tiba di Indonesia. Tata letaknya dipercayakan kepada arsitek-arsitek muda berbakat Indonesia. Pusat Kebudayaan Prancis di Jakarta menggunakan kesempatan ini untuk mengundang direktur dari sekolah ternama di Prancis Ecole Nationale Supérieure d'Architecture di Paris - Val de Seine. Kehadirannya akan menjadi ajang pertemuan mengenai pembangunan arsitektur besar diabad XX di Prancis, bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Jakarta (UI, Trisakti, Tarumanegara, dan Pelita Harapan) -------------------------------------------------------------------------------- (TARI) Jumat, 11 April 2007 - pk.20.00 Gedung Kesenian Jakarta Jl. Gedung Kesenian No.1 Jakarta Pusat Reservasi : Tel. 380 82 83 Tiket : Rp 75 000 & Rp 50 000 (balkon) info lebih lanjut: http://www.ccfjakarta.or.id - [EMAIL PROTECTED] La Danse, une histoire à ma façon Cie Beau Geste - Dominique Boivin Pertunjukan unik di Indonesia, pendekatan seni tari yang luar biasa. La Danse. Dalam dunia koreografi yang jarang lucu, Dominique Boivin bermukim di planet penuh canda dan puisi dengan suka cita. Ia memiliki bakat untuk melanggar peraturan dan mengembangkan hal-hal gila namun luar biasa yang pasti membuat penonton terpingkal-pingkal karena sangat lucu sekaligus mengungkap kebenaran. Pada karya La Danse. ia seperti kerasukan, melompat kesana kemari, berselancar antar waktu untuk menampilkan sejarah seni tari, dari jaman Yunani kuno hingga jaman 'post-modern dance' dari Amerika, dengan lelucon dan cara unik yang ia miliki. Dalam pertunjukan "La Danse..." kita menyaksikan sebuah solo, sosok Dominique Boivin, koreografer sekaligus penari yang tampil untuk mengsahkan sejarah tari seorang diri. Memerankan sebagai tokoh di atas panggung, pertunjukan ini dselang-seling oleh deklamasi sebuah teks antara puisi dan teater dibawakan dalam Bahasa Indonesia. "La Danse, une histoire à ma façon", adalah sebuah perjalanan tari dalam waktu dan ruang, penuh nuansa humor dan senantiasa puitis ! -------------------------------------------------------------------------------- (SINEMA REGULER) Pusat Kebudayaan Prancis / CCF Jakarta bekerjasama dengan http://www.rumahfilm.org dan Kineforum - DKJ mempersembahkan : LES ETALONS DE YENNENGA 1972/2005 pemutaran film-film terbaik Afrika setiap Sabtu jam 13.00 wib di CCF Salemba & Wijaya, 1 Maret > 26 April 2008 Semenjak Festival Film dan Televisi Panafricain (Fespaco) di Ouagadougou di Burkina Faso yang ketiga pada tahun 1972, piala Etalon de Yennenga menjadi simbol tertinggi penghargaan karya sinematografis. Lebih dari itu, penghargaan ini merupakan simbol identitas budaya Afrika, bahwa para sineas melalui karya-karya mereka ikut melestarikan kebudayaan Afrika. CCF Jakarta mengajak Anda untuk mengenal karya-karya emas perfilman Afrika dengan mencicipi aroma-aroma yang khas budaya Afrika serta sejenak larut dalam gejolak emosi membara. NOTE : - Pemutaran film ini terbuka untuk umum, - tidak ada pemesanan tempat dan tidak dipungut biaya. - Penonton diharapkan datang tepat waktu dan - tidak makan, minum, merokok dan berbicara selama pemutaran film berlangsung.. ------ JADWAL ------ CCF Salemba Jl. Salemba Raya 25 Jakarta Pusat 10440 - tel. (021) 390 85 85 sabtu 1 maret - 13.00 Tilaï sabtu 8 maret - 13.00 Au nom du Christ sabtu 15 maret - 13.00 Guimba: un tyran, une époque sabtu 22 maret - 13.00 Buud yam sabtu 29 maret - 13.00 Pièce d'identité sabtu 5 april - 13.00 Ali Zaouna sabtu 12 april - 13.00 Le wazzou polygame sabtu 19 april - 13.00 Heremakono sabtu 26 april - 13.00 Drum CCF Wijaya Jl. Wijaya I/48 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170 - tel. (021) 720 81 33 sabtu 1 maret - 13.00 Ali Zaouna sabtu 8 maret - 13.00 Les mille et une mains sabtu 15 maret - 13.00 Baara sabtu 22 maret - 13.00 Djeli sabtu 29 maret - 13.00 Finye sabtu 5 april - 13.00 Histoire d'une rencontre sabtu 12 april - 13.00 Sarraounia sabtu 19 april - 13.00 Heritage Afrika sabtu 26 april - 13.00 Au nom du Christ -------- SINOPSIS -------- > Tilaï karya Idrissa Ouédraogo menampilkan Rasmané Ouédraogo, Ina Cisse, Roukietou Barry, Assane Ouédraogo Burkina Faso, 1991, 81 min., versi bahasa More teks inggris Saga kembali ke desanya setelah dua tahun menghilang. Segalanya berubah. Nogma, tunangannya, jadi istri kedua ayahnya. Tapi Saga dan Nogma masih saling mencintai. Mereka bertemu dan bercinta. Bagi masyarakat, Saga melakukan inces dan dia harus mati. Grand prix Cannes 1990, Etalon de yennenga et Prix de la meilleure musique Fespaco 1991 > Au Nom du Christ karya Roger Gnoan M'Bala menampilkan Pierre Gondo, Naky Sy Savané, Akissi Delta Pantai gading, 1993, 82 min., versi Prancis teks inggris Di sebuah desa kecil hiduplah seorang penggembala babi miskin. Suatu hari ia mabuk berat dan mendapat wangsit bahwa ia adalah "anak Tuhan" yang dipilih untuk menyelamatkan manusia. Ia menjadi Magloire Pertama, sepupu Yesus, dan menggunakan kepintarannya untuk mempengaruhi masyarakat sekeliling serta membentuk sekte... Fespaco 1993, Grand prix Etalon de yennenga; Prix Afrique en Création Ouagadougou 1993, Prix coopération française pour le cinéma 1993 ; Locarno 1993, Prix spécial de la jeunesse; Perugia 1994, Grand prix ; Milan 1994, Prix spécial du jury; Vues d'Afrique Montréal 1994, Grand Prix, Durban International Film Festival 2002 > Guimba : Un Tyran, une époque karya Cheick Oumar Sissoko menampilkan Falaba Issa Traoré, Bala Moussa Keïta, Habib Dembele, Lamine Diallo Mali, 1995, 93 min., versi bahasa Bambara teks inggris Sitakili, ibukota Sahel, diduduki oleh Guimba Dunbaya beserta anaknya Janguiné. Kani Coulibaly dijodohkan dengan Janguiné sejak kecil. Sebagai gadis cantik, ia menjadi incaran banyak orang tetapi tidak ada yang berani karena Guimba suka meneror. Etalon de Yennenga, Prix des meilleurs costumes et décors Fespaco 1995. > Buud Yam karya Gaston J-M Kaboré menampilkan Serge Yanogo, Amssatou Maiga, Sévérine Oueddouda, Colette Kaboré, Augustine Yameogo, Boureïma Ouedraogo Burkina Faso, 1997, 99 min., versi bahasa More teks inggris Di tepi sungai Nigeria pada abad ke-19, Wend Kuuni, pemuda yatim piatu, diduga pembawa sial, pergi berpetualang untuk menemukan tabib yang dapat menyembuhkan saudari tirinya yang terjangkit penyakit misterius dan mematikan. Etalon de Yennenga Fespaco 1997 > Pièces d'identités karya par Mweze Dieudonné Ngangura menampilkan Gérard Essomba, Herbert Flack, Dominique Mesa, Dieudonné Kabongo, Cécilia Kankonda Kongo, 1999, 97 min., versi Prancis teks inggris Mani Kongo, raja tua dari pedalaman Kongo, pergi mencari putrinya Mwana dikirim ke Belgia ketika berumur 8 tahun dan tidak ada kabar berita. Raja tersebut tidak ingin meninggalkan akar budaya-nya sama sekali. Etalon de Yennenga, Prix de la meilleure interprétation féminine Fespaco 1999 > Ali Zaoua karya Nabil Ayouch menampilkan Saïd Taghmaouï, Mnounïm Kbab, Mustapha Hansali, Hicham Moussoune, Abdelhak Zhayra Maroko, 2001, 90 min., versi Arab teks inggris Ali, Kwika, Omar dan Boubker adalah anak-anak jalanan. Walau diterpa kehidupan yang keras, persahabatan mengikat mereka. Tak lama, Ali tewas dalam perkelahian antar geng. Semenjak itu, ketiga kawannya memiliki satu tujuan hidup : memakamkan Ali dengan layak. Etalon de Yennenga Fespaco 2001, Prix du public Amiens 2000 > Heremakono karya Abderrahmane Sissako menampilkan Khatra Ould Abdel Kader, Mohamed Ould Mauritania, 2002, 95 min., versi Prancis teks inggris Abdallah, pemuda asal Mali 17 tahun, menanti keberangkatannya ke Eropa bersama ibunya. Di tempat terasing dan dengan masa depan yang rentan harapan, pemuda yang tidak bisa berbahasa ini berusaha memahami dunia sekitarnya... Prix de la critique internationale Cannes 2002 (Un certain regard). Etalon de Yennenga et Prix meilleur décor Fespaco 2003 > Le Wazzou Polygame karya Oumarou Ganda menampilkan Lam Dia, Issa Goumbokoye, Salamatou Joseph, Zelika Souley, Garba Mamane, Joséphine Oualo Nigeria, 1972, 38 minutes, versi bahasa Djerma teks Inggris Seorang muslim baru saja menunaikan ibadah haji. Namun ia tidak malu untuk merayu Satou, calon istri Garba. Garba yang marah pergi meninggalkan desanya menuju kota. Namun tragedi justru memuncak. Film ini berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Niamey tahun 1969. Etalon de Yennenga FESPACO 1972, Prix de la critique internationale, Dinard 1972 > Les Mille et une mains karya Souhel Benbarka menampilkan Elgazi Aissa, Abdou Chaibane, Mimsy Farmer, Aicha El Ghazi Maroko, 1973, 75 min., versi Prancis teks inggris Di Marrakash, kakek Moha dan putranya Miloud membawa paket gulungan benang. Dimulailah tenunan permadani yang mendetail untuk dijual ke luar negeri serta kerja keras dari pria, wanita dan anak-anak gadis. > Muna Moto karya Jean-Pierre Dikongué-Pipa menampilkan David Endene, Arlette Din Bell, Jeanne Mvondo, Philippe Abia Kamerun, 1976, 89 min., versi Prancis & bahas Kikongo teks inggris Ngando dan Ndomé saling mencintai. Ngando meminta Ndomé menikahinya tapi keluarga Ndomé mengingatkan bahwa ia harus memberi mas kawin. Lantaran yatim, ia mencari pamannya yang sudah menikah tiga kali dengan wanita mandul. Etalon de Yennenga, Fespaco 1976. 1er prix Organisation Catholique Internationale du Cinéma, Ouagadougou 1976. Grand prix Festival International du Film de l'Ensemble Francophone, Genève 1975. Sélection officielle, Biennale d'arte Cinematografica, Venise 1975 > Baara karya Souleymane Cissé menampilkan Bala Moussa Keïta, Baba Niaré, Boubacar Keïta Mali, 1979, 93 min., versi bahasa Bambara teks inggris Seorang petani dari Mali bekerja sebagai "baara" alias porter di Bamako. Suatu hari, ia berteman dengan seorang insinyur muda. Insinyur ini melindunginya, membantu memecahkan persoalannya dengan polisi, dan membantunya meninggalkan dunia jalanan untuk bekerja di pabrik. Etalon de Yennenga, FESPACO 1979.; Tanit d'or, grand prix de l'humanité, prix de la meilleure interprétation masculine, 7ème journées cinémathographiques de Carthage.; Grand prix du jury, prix de la presse, FIFEF Namur.; Grand prix de la meilleure photographie, mention spéciale de l'OCIC, 31ème festival de Locarno > Djeli karya Fadika Kramo-Lanciné menampilkan Fatou Ouatara, Joachim Ouatara Yao Pantai gading, 1981, 92 min., versi Prancis teks inggris Dua mahasiswa asal Pantai Gading, Fanta dan Karamoko, saling mencintai. Berasal dari desa yang sama, orang tua mereka pun saling kenal. Namun Karamoko tidak dapat menikahi Fanta. Kedua keluarga menolak perkawinan ini karena ingin mempertahankan tradisi. Etalon de Yenenga Fespaco 1981 > Finyé karya Souleymane Cissé menampilkan Bala Moussa Keïta, Ismaïla Sar, Oumou Diarra, Ismaïla Cissé Mali, 1983, 105 min., versi bahasa Bambara teks inggris Dua remaja asal Mali, Bah dan Batrou, yang berasal dari lingkungan yang berbeda, bertemu di sekolah. Mereka merupakan bagian dari generasi yang menolak sistem pemerintahan dan mempertanyakan kondisi sosial masyarakat. Etalon de Yenenga Fespaco 1983 > Histoire d'une rencontre karya Brahim Tsaki menampilkan Boumediene Belasri, Carine Matthis, Alan Gill Aljazair, 1985, 80 min., versi bisu & inggris Dua anak bisu-tuli. Yang satu, putri seorang insinyur minyak Amerika. Yang lain, putra seorang petani dari Aljazair. Mereka bertemu dan mencoba berkomunikasi tanpa memandang batas-batas budaya yang memisahkan mereka. Etalon de Yennenga Fespaco 1985 > Drum karya Zola Maseko menampilkan Taye Diggs, Jason Flemyng, Gabriel Mann, Zola Afrique du sud, 2005, 104 min., versi inggris teks Prancis Henry Nxumalo adalah seorang wartawan investigasi terkenal di tahun limapuluhan di Sophiatown. Ia bekerja di sebuah majalah mode kaum hitam "Drum" yang sangat berpengaruh pada masa itu. Ketika itu seluruh generasi penulis, kritikus, musisi dan jurnalis besar dari Afrika Selatan mulai bermunculan dan berpartisipasi dalam perlawanan tersebut. Etalon de yennenga Fespaco 2005, best south african feature film Durban international film festival 2006 > Sarraounia karya Med Hondo menampilkan Aï Keïta, Jean-Roger Milo, Féodor Atkine, Didier Sauvegrain Mauritania, 1987, 120 min., versi bahasa Hassaya teks inggris Melarikan diri ke Sudan Prancis pada Januari 1899, sebuah koloni militer, di bawah komando Kapten Voulet dan Kapten Chanoine, menyebarkan teror sepanjang perjalanan dan meninggalkan jenazah dan reruntuhan. Sarraounia, Ratu dari Aznas, memutuskan untuk melawan sang musuh. Etalon de Yennenga Fespaco 1987 ------------- JADWAL MARET ------------- sabtu 1 maret - 13.00 CCF Salemba : Tilaï CCF Wijaya : Ali Zaouna sabtu 8 maret - 13.00 CCF Salemba : Au nom du Christ CCF Wijaya : Les mille et une mains sabtu 15 maret - 13.00 CCF Salemba : Guimba: un tyran, une époque CCF Wijaya : Baara sabtu 22 maret - 13.00 CCF Salemba : Buud yam CCF Wijaya : Djeli sabtu 29 maret - 13.00 CCF Salemba : Pièce d'identité CCF Wijaya : Finye ------------- JADWAL APRIL ------------- sabtu 5 april - 13.00 CCF Salemba : Ali Zaouna CCF Wijaya : Histoire d'une rencontre sabtu 12 april - 13.00 CCF Salemba : Le wazzou polygame CCF Wijaya : Sarraounia sabtu 19 april - 13.00 CCF Salemba : Heremakono CCF Wijaya : Heritage Afrika sabtu 26 april - 13.00 CCF Salemba : Drum CCF Wijaya : Au nom du Christ Acara ini terselenggara berkat dukungan dari http://www.rumahfilm.org, kineforum - Dewan Kesenian Jakarta Informasi selengkapnya, hubungi : Yosef Indra Penanggung jawab program film / grafis Centre Culturel Français | Pusat Kebudayaan Prancis | CCF Jakarta Jalan Salemba Raya No. 25 Jakarta Pusat 10440 tel. 021 - 390 85 80, 390 85 85 fax. 021 - 390 85 86 http://www.ccfjakarta.or.id [EMAIL PROTECTED] - [EMAIL PROTECTED] -- This message has been scanned for viruses and dangerous content by AntiPirus, and is believed to be clean. [Non-text portions of this message have been removed]
