Sebagaimana diberitakan Kompas hari ini
http://www.kompas.com/kompascetak.php/read/xml/2008/04/30/01105224/saat.pihak.bipartit.sama.terjepit
.. Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) akan meluncurkan Indeks
Daya Beli dan Indeks Persepsi Pekerja di peringatan hari buruh (May
Day) tahun 2008.

Indeks tersebut akan berjalan secara rutin 3 bulan sekali untuk
mengukur Inflasi dan Kesejahteraan dari sudut kemampuan Upah dalam
memenuhi konsumsi inti. Jika selama ini BPS menghitung dari sisi
survey harga (sisi penawaran), maka Indeks Daya Beli akan mengukur
nilai minimal dari konumsi inti (makan, tempat tinggal, transportasi,
sekolah anak dan kesehatan) serta angka variabel dari konsumsi
berdasarkan upah. Secara teoritis terformuasi menjadi C = a+bY (C =
Konsumsi, a= konstanta (biaya konsumsi) tetap dan b adalah variabel
biaya konsumsi tergantung strata upah/Y)

Triwulan 1 - 2008 akan menjadi angka awal indeks daya beli, selanjutya
pertumbuhan nilai a dan b akan diuji 3 bulan sekali untuk melihat
tekanan daya beli sebagai pengukur dampak inflasi riil bagi pekerja.
Saat ini, OPSI memulai dengan metode sensus (survey terbuka) terhadap
pekerja dibawah 1juta - di atas 15 juta di 4 kota (Jakarta, Bandung,
Surabaya, Medan) dan akan terus dikembangkan ke kota lainnya :) ...
Sehingga disamping mengukur angka konsumsi minimal (a) secara nasional
dan regional per kota .. diketahuinya variabel b,  juga ampu mengukur
upah minimal memenuhi konsumsi inti tanpa berhutang untuk status
pekerja lajang (mengontrak atau menyicil rumah) serta pekerja
berkeluarga (mengontrak atau menyicil)... survey ini menggambarkan
jika tidak tercapai, maka hutang adalah jalannya (dimana Koperasi
Karyawan dan Kartu Kredit menjadi tumpuan... hanya 18% responden yang
memiliki usaha lain)

Indeks ini juga dilengkapi Indeks Persepsi Pekerja terkait ekspektasi
(keyakinan) atas kebijakan pemerintah ke depan terkait pangan,
transportasi, perumahan, layanan kesehatan, pendidikan serta keyakian
tetap punya pekerjaan serta sistem.. Jika selama ini kebijakan terkait
stabilisasi inflasi menggunakan data inflasi dari survey harga BPS dan
Indeks Kepercaaan Konsumen (IKK), maka kami menawarkan komplementer
dari sisi permintaan, yaitu Indeks Daya Beli dan Persepsi Pekerja.

Hasil saat ini tentang keyakinan bekerja merupakan Indeks Persepsi
terendah (25,54 poin, skala 100).. Karenanya, OPSI mengudang
rekan-rekan sekalian untuk datang da berdiskusi atas Indeks Daya Beli
dan Persepsi Pekerja yang akan kami luncurkan pada:

Hari, Tanggal: Rabu, 30 April 2008
Jam: 14-16
Tempat: Gedung YTKI, Jalan Gatot Subroto
Kofirmasi: Sdri Ina (0813 114 65694)

Selamat merayakan hari Buruh..,

PS:
Untuk di daerah, terutama yang menjadi basis sensus (Jakarta, Bandung,
Medan dan Surabaya) dapat memperoleh Publikasi Indeks Daya Beli dan
Persepsi Pekerja di Setwil OPSI (nomer kontak bisa ditanyakan ke Sdri.
Ina)..tapi mungkin baru terdistribusi minggu depan :)

Salam Solidaritas,
Yanuar Rizky
Presiden OPSI
Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia
Wisma Raudha lt1, Jl Terusan Kuningan HR Rasuna Said No.21, Jakarta
fax: 021 52962502
telpon: 021 70454315
e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke