Bung Adhie n all; Teman Bung yang masuk ke milis2 umum untuk memutar balikkan isu dan menyebarkan virus pembusukan gerakan prodemokrasi lewat posting mereka, itu tak ubahnya sebagai para spion yang melakukan gerakan kontra spionase. Tentu Bung yang pernah masuk ring 1 RI-1 dapat membaca scenario serta mengenal tokoh atau Tim/Group intelektual yang memerintahkan para spion-spion itu menyusup ke ruang-ruang milis public.
Nah, tolong Bung dapat mencerahkan kita-kita untuk mendiskripsikan dan/atau merinci ciri2 gerakan mereka itu, jika tidak mau menyebutkannya secara langsung. Ini penting agar kita-kita dapat segera mencium musang yang berbulu ayam. Mari kita lawan setiap kesewenang-wenangan dengan cerdas, masiv dan konsisten. Tabik; Ridwan Nyak Baik -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Adhie Massardi Sent: Saturday, May 24, 2008 3:05 PM To: [email protected] Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Mantan Jubir Gus Dur Minta Mahasiswa Dibebaskan Tampaknya ada yang kurang tepat pada berita ini. Kata polisi harus PROFESIONAL itu lebih tepat diganti PROPORSIONAL. Soalnya kalau PROFESIONAL itu kan kayak pemain bola itu. Mati-matian membela yang bayar. Ronaldo MU lebih hot kalau bela MU ketimbang Portugal. Hari ini, Sabtu pagi 24 Mei 2008 kampus Unas diserbu dan diporak-porandakan polisi. Saya tidak perduli siapa mahasiswa itu, tapi perlakuan polri sangat sangat biadab. Mereka berjuang sungguh-sungguh demi rakyat. Kalau saya mungkin demi yang lain. Tapi tetap untuk bangsa Indonesia. Bukankah anak dan istri saya itu juga bangsa Indonesia? Gal masalah. Tapi kekerasan aparat harus dilawan! Saya sudah bilang sama teman perwira tinggi Marinir untuk menjaga kampus-kampus yang bergolak agar tidak diserbu lagi oleh pasukan brutal dari polri. Senin besok saya akan kembali lagi ke Polda. Gila, saya yang bekas pejabat tinggi di negeri ini saja, yang orang dekat presiden di masa itu, kelabakan ketika harus bayar uang masuk ke SMA. Saya membayangkan ada jutaan orang di negeri ini yang ekonominya lebih di bawah saya. Bagaimana nasib anak-anak mereka? Ini yang paling membuat saya naik pitam. Salam...! NB Teman saya bekerja untuk penguasa. Kerjanya masuk ke milis-milis umum. Nulis di milis, juga di surat-surat pembaca, melecehkan orang-orang yang kritis...! Jumlah (nama) mereka sekitar 250-an, kebanyakan pakai nama wanita. Maka hati-hati baca milis atau surat pembaca yang model begitu.
