http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/14/00395139/10.tahun.lagi.mangrove.diperkirakan.habis

Jakarta, Kompas - Kelangsungan ekosistem mangrove di Indonesia
diperkirakan habis dalam 10 tahun jika koordinasi pemerintah dalam
mengendalikan keberadaan mangrove masih berjalan seperti sekarang.

Demikian dikemukakan peneliti pada Pusat Penelitian Oseanografi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Pramudji, ketika dihubungi
Kompas, pertengahan pekan ini, di Jakarta.

”Dari foto udara yang saya buat pada 2005, dari garis pantai di
Indonesia sepanjang 81.000 kilometer, tersisa sekitar 70 persen
mangrove,” kata Pramudji.

Tanpa upaya dan kerja keras pemerintah untuk menahan laju kerusakan
mangrove, menurut Pramudji, sulit diharapkan penyelamatan mangrove
yang hanya tersisa di daerah-daerah muara sungai tersebut.

Dari 2,4 juta hektar mangrove yang kondisinya baik, menurut Departemen
Kehutanan, sebagian besar berada di daerah yang jauh dari permukiman
masyarakat seperti di Papua. ”Kondisi mangrove di Timika, Papua,
sekarang juga cenderung berkurang akibat pencemaran air laut dari
penambangan,” kata Pramudji.

Luas hutan mangrove di Papua mencapai setengah dari luas 2,4 juta
hektar mangrove yang baik. Selebihnya berada di Kalimantan Timur,
Sumatera Selatan, Riau, dan Maluku.

Kepala Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian
Bogor Tridoyo Kusumastanto menyatakan, pemerintah harus menetapkan
strategi nasional khusus untuk penyelamatan mangrove. Revitalisasi
tambak menjadi tambak ramah lingkungan perlu diatur, seperti pada
aplikasi pembagian lahan tambak 80 persen, dan 20 persen untuk tambak.

”Penerapan tambak yang ramah lingkungan perlu segera dilakukan.
Pengusaha tambak harus tahu, nilai kerugian dari fungsi ekosistem
mangrove yang hilang sebesar Rp 17 juta per hektar per tahun,” kata
Tridoyo.

Nilai kerugian Rp 17 juta per hektar per tahun akibat hilangnya
ekosistem mangrove, menurut Tridoyo, karena fungsi ekonomi lainnya,
yaitu untuk perkembangbiakan ikan laut. Hilangnya mangrove menyebabkan
hilangnya lokasi pemijahan ikan-ikan di laut. (NAW)

Kirim email ke