maaf mas saya mendahului icw, atas pertanyaan apakah arb politisi busuk jawaban saya adalah amat sangat terlalu "IYA". argumen saya adalah saya masih waras, logika masih jalan dan hati nurani saya masih ada. yg lain speechless lah. tapi apa seh artinya saya ?
-------Original Message------- From: firdaus cahyadi Date: Thursday, June 19, 2008 09:16:04 To: forum pembaca; milis lingkungan; milis walhi; Milis Komnas HAM; milis Solidaritas Korban Lapindo; List Media Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Apakah Aburizal Bakrie termasuk Politisi Busuk? (ditunggu pencerahannya) Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie tak terlalu memperdulikan hasil penelitian Profesor Richard Davies, geolog dari Universitas Durham, Inggris yang menyimpulkan bahwa semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, sejak dua tahun lalu dipicu oleh pengeboran Banjar Panji-1. Sambil mengayunkan kaki, menuju lokasi kendaraan Lexus bernopol RI 13, pria yang kerap disapa Ical ini mempersilahkan pihak kepolisian Daerah Jawa Timur untuk menggunakannya sebagai berkas penyidikan. "Semua itu boleh dibawa. Ada 100 lawan 1, yang menang ya 100 lah," katanya dengan senyum melebar. (Kompas Cyber Media / KCM, Kamis, 12 Juni 2008 | 20:36 WIB) --------------------------------------------------------- Dear all, Beberapa waktu yang lalu ICW meluncurkan kampenye Anti-Politisi Busuk. Salah satu kriterianya politisi busuk itu adalah penjahat lingkungan. Namun, sayang hingga kini ICW belum berani mempublish siapa politisi busuk yang harus dihindari oleh warga pada pemilu 2009 mendatang. Nah, ditengah kegamangan kawan2 ICW tersebut, saya coba membaca-baca pernyataan Aburizal Bakrie di berbagai media terkait dengan semburan lumpur Lapindo. Di berbagai kesempatan Aburizal Bakrie secara congkak melakukan pembelaan terhadap Lapindo dalam kasus semburan lumpur panas di Sidoarjo. Bahkan yang terakhir, Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, juga dengan pongahnya meremehkan hasil penelitian para peneliti independen dari luar negeri yang menyatakan bahwa 99% kasus semburan lumpur di sidoarjo adalah murni kesalahan pengeboran dan bukan bencana alam. Nah, dengan gencarnya pembelaan Ical terhadap korporasi yang menurut peneliti independent sebagai perusak lingkungan yang telah menyebabkan ribuan warga terusir dan kehilangan hak-haknya ini, apakah Aburizal Bakrie telah memenuhi kriteria sebagai politisi busuk? Kalau jawabanya ya, lantas mengapa ICW dan kelompok2 masyarakat sipil lainnya tidak segera mendeklarasikan bahwa Ical termasuk politisi busuk? Ada pendapat lain dari kawan2? Mohon pencerahannya.. Salam, Daus [Non-text portions of this message have been removed]
