Hmm, angin yang bagus buat PDIP. Sudah saatnya Golkar membubarkan diri, atau melebur jadi satu dalam tubuh Partai Demokrat. Mau ganti nama atau tidak, terserah mereka. salam, radit
www.mediacare.biz --- On Thu, 7/10/08, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Golkar Keok di Bali dan Maluku To: [email protected] Date: Thursday, July 10, 2008, 2:46 AM http://www.kompas. com/read/ xml/2008/ 07/09/16100828/ golkar.keok. di.bali..dan. maluku JAKARTA, RABU - Partai Golongan Karya (Golkar) kembali menelan kekalahan dalam pemilihan kepala daerah. Setelah Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat, kemungkinan besar Golkar juga akan kalah di Bali dan Maluku. Berdasarkan perhitungan cepat yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia dan Lingkaran Survei Indonesia, Rabu (9/7), pasangan Made Mangku Pastika-AAN Puspayoga meraih suara terbanyak. Pastika-Puspayoga mengungguli calon yang diusung Partai Golkar, Cok Gde Budi Suryawan-I Nyoman Gde Suweta. Menurut perhitungan cepat Lembaga Survei Indonesia, pasangan Pastika-Puspayoga mendapat 55,47 persen, sedangkan Cok Gde Budi Suryawan-I Nyoman Gde Suweta 26,58 persen. Hitung cepat yang dilakukan LSI mencatat pasangan Pastika-Puspayoga unggul dengan 56,84 persen, mengungguli Cok Gde Budi Suryawan-I Nyoman Gde Suweta dengan 25,34 persen. Sementara itu, di Maluku, pasangan yang dicalonkan PDIP, Karel Albert Ralahalu- Said Assegaff (Rasa), untuk sementara unggul pada hampir semua TPS di Maluku. Perolehan suara mereka mengungguli suara pasangan yang diusung Golkar, Mohammad Abdullah Latuconsina- Eduard Frans (Madu). (ROY) ROY Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network [Non-text portions of this message have been removed]
