http://kompas.com/read/xml/2008/07/15/22065138/telepon.aneh.berisi.suara.wanita.gegerkan.kaltim.


BALIKPAPAN, TRIBUN-Ada fenomena aneh yang belakangan membuat pusing
para pendukung kontingen PON XVII di Kalimanntan Timur. Gara-gara
telepon aneh berisi suara wanita, sejumlah pria yang kebetulan berada
di Kalimantan Timur, nyaris berantem dengan istrinya.

Hal itu dialami Ketua PWI Jatim sekaligus Pemimpin Redaksi Surya,
Dhiman Abror, Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim Achmad Subechi dan
Redaktur Pelaksana Tribun Kaltim Priyo Suwarno.  "Sekitar jam 02.00
Wita saya nyaris berantem dengan istri saya gara-gara jaringan telepon
di Kaltim yang cukup aneh," kata Abror saat bertandang ke kantor
Tribun Kaltim di Balikpapan, Selasa (15/7) malam.

Menurut ceritanya, ia datang ke Samarinda,  untuk memberikan dukungan
kepada atlit-atlit PON dari Jawa Timur. Sekitar pukul 01.30 Wita,
istrinya yanng tinggal di Surabaya menghubungi pesawat handphonenya.
Ternyata dari balik gagang telepon ada  suara seorang wanit tak
dikenal. Siapa wanita itu, antara sang penelepon dan penerima
sama-sama bingung, karena tidak saling mengenal.

Setelah telepon dimatikan, istrinya kembali menghubungi pesawat
handphone suaminya. Kali ini yang menerima Abror sendiri. "Siapa
wanita itu?" tanya istrinya. "Wanita apaan? Saya dari tadi tidur di
kamar hotel bersama Joko Tetuko dan Ferry. Nih kalau enggak percaya,"
telepon lalu diserahkan ke Joko Tetuko, salah seorang pengurus PWI Jatim.

Semalam Abror masih geleng-geleng kepala dan mengaku heran, karena
asumsi dia masing-masing perusahaan jasa telepon mempunyai jalur
sendiri-sendiri. "Herannya kok bisa ya masuk ke jalur perusahaan lain.
Ini kan fenomena cukup aneh. Saya enggak bisa bayangkan berapa banyak
anggota keluarga yang berantem gara-gara suara wanita yang misterius
itu. Kalau enggak segera dicari penyakitnya, rumah tangga orang bisa
berantakan dan  bisa melahirkan fitnah," ungkapnya.

Hal senada juga dialami Achmad Subechi. Menurutnya, dalam sebulan
terakhir istrinya selalu bertanya-tanya tentang siapa sosok wanita
yang selama ini masuk ke hanphone milik suaminya. "Saya juga heran.
Kemarin anak saya juga tanya soal itu. Kata anak saya ada beberapa
kali  ketika ia telepon ke saya, ia mendengar ada suara wanita yang
lebih dulu menjawab dengan kalimat halooo... halooo. . Lha padahal
saya sendiri sedang di kantor dan tidak mendengar suara wanita," tutur
Achmad Subechi.

Karena penasaran, semalam ia menghubungi istrinya yang tinggal di
Jakarta. Kata istrinya, sebenarnya fenomena aneh itu sudah terjadi
sejak sebulan lalu. "Cuma, istri saya tidak mau bertanya kepada saya
karena takut menyingung perasaan dan main tuduh. Lha kalau
terus-terusan begini kan bisa gawat rumah tangga orang," tuturnya.

Ketika persoalan telepon aneh itu diceritakan kepada Priyo Suwarno,
mimik lelaki itu tampak serius. "Lho... lima menit lalu saya baru saja
cekcok dengan istri gara-gara hal serupa seperti  yang sampean alami.
Gimana enggak marah, wong saya di kantor, lalu dituduh bersama
wanita,"  kenang Priyo.

Ceritanya, siang kemarin ia sedang berada di ruang rapat redaksi
Tribun Kaltim, dan handphone ditinggal di ruang kerjanya. HP itu
berdering-dering sebanyak 12 kali, dengan rincian enam kali call dari
nomor GSM istrinya dan enam kali call dari nomor PSTN rumahnya. Satu
diantaranya, panggilan terakhir menurut versi istrinya ada yang
menjawab suara perempuan. "Assalamualaikum... darimana? Apa yang bisa
kami bantu?"

Mendengar jawaban itu, istri Priyo Suwarno segera balik bertanya. "Lho
anda siapa? Pak Priyo ada enggak?" Belum ada jawaban, tiba-tiba
telepon ditutup. Selanjutnya istrinya menghubungi suaminya lewat
telepon kantor. "Siapa perempuan yang menjawab teleponmu tadi?" hardik
istrinya.

Penasaran atas kasus itu, Priyo akhirnya mengecek rekaman panggilan
yang diterimannya dan waktu jawaban menunjukkan pukul 12.57.02.
Begitulah catatan yang ada di HP tersebut. Peristiwa ini sungguh
mengherankan, karena sang pemilik handphone tidak merasa mengangkat
telepon yang masuk.

Priyo pun buru-buru mencari tahu apakah ada karyawan kantor yang masuk
ke ruang kerjanya dan lancang menjawab telepon miliknya. Ternyata
tidak ada seorang pun yang mengaku masuk ke ruang kerjanya, karena
siang itu hanya ada satu redaktur laki-laki yang sedang bekerja.
Tetapi, berdasarkan register dalam HP,  tercatat panggilan masuk dan
diterima pada pukul 12.57.02.

Manager Komunikasi PT Telkom Divre VI Kalimantan, Ahmad Muttqiin saat
dikonfirmasi soal telepon aneh yang menggerkan masyarakat Kaltim
mengaku masih belum bisa memberikan jawaban secara pasti.

"Ini aneh... ini aneh memang... Kalau satu saluran sesama operator
kemungkinan itu bisa saja terjadi. Tetapi karena ini multi operator,
jadi rumit. Saya belum bisa memberikan penjelasan. Besok saya akan
mencoba menyampaikan kepada teman-teman di tekhnisi apa yang
sebenarnya terjadi mengenai kasus ini," tuturnya kepada Tribun. 
(Tribun Kaltim/bec/ps)


Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network

Kirim email ke