Seluruh Istana sudah dikuasai pasukan tidak dikenal, Bapak silahkan teken surat perintah pengamanan jakarta pada saya. dan Bapak keluar Istana dengan aman. Asal Bapak ketahui, pada hari ini Parlemen dibubarkan dan akan menunggu Pemilu baru dibawah kendali militer.
Sampai pada tanggal 10 Agustus 2008, saya yang pegang kendali keamanan di jakarta dan diadakan Pemilu. Terhitung hari ini Bapak Manneke saya kenakan sebagai tahanan rumah. Brigjen Anton Anticelli --- In [email protected], manneke budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hehehe, saya nggak usah repot-repot digulingin, Bung Anton. Masak sampai perlu 10 divisi pasukan buat menggulingkan satu orang? Lha ketemu tentara satu biji aja saya udah mengkeret kok, apalagi kalo yang kumisnya tebel melintir-melintir dan perutnya buncit. Hiii....seraaaaam..... > � > manneke
