http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/07/31/0016157/siswa.sd.smp.sma.labschool.diliburkan

Jakarta, Kompas - Ledakan sepeda motor yang akan digunakan untuk uji
coba produk pencegahan ledakan dalam acara presentasi peluang bisnis
di gedung Teater Besar Universitas Negeri Jakarta atau UNJ, Rabu
(30/7) siang, diduga sebagai penyebab kebakaran bangunan SD Negeri
Percontohan serta SMP dan SMA Labschool yang berada di kawasan itu.
Siswa diliburkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30
itu. Namun, gedung teater besar serta 13 ruangan kelas SD Negeri
Percontohan (dulu SD Labschool) dipastikan terbakar. Sementara ruang
kelas SMP dan SMA yang terbakar belum dapat dipastikan jumlahnya. Api
baru dapat dipadamkan sekitar pukul 14.00.

”Penyebab munculnya api sudah bisa dipastikan dari uji coba produk
explo protect sepeda motor. Namun, kami masih menyelidiki kasus
kebakaran ini,” kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur
Komisaris Besar Hasanuddin yang dihubungi, Rabu malam.

PT K-Link Indonesia, penyelenggara acara itu, menyatakan bertanggung
jawab atas kebakaran tersebut. ”Secepatnya pihak perusahaan akan
datang ke sini dan bertanggung jawab,” kata Deden Sudrajat, pegawai PT
K-Link Indonesia, di lokasi kejadian.

Menurut Deden, sepeda motor yang meledak itu rencananya akan digunakan
sebagai alat peraga pada acara presentasi peluang bisnis dari
perusahaan tempat dia bekerja. Acara tersebut terbuka untuk umum.

”Produk ini (explo protect) sebenarnya berguna untuk mencegah
terjadinya ledakan tangki bahan bakar,” kata Deden.

Produk tersebut sudah dimasukkan ke dalam tangki sepeda motor untuk
diperagakan kepada peserta. Namun, sebelum acara peragaan dimulai,
sepeda motor tersebut sudah meledak.

Ia menduga ada dua penyebab ledakan, yaitu bahan bakar dari tangki
motor bocor atau volume produk explo protect yang dimasukkan ke dalam
tangki sepeda motor untuk diuji coba kurang banyak.

Mantan kepala sekolah yang masih berstatus pendidik di Labschool,
Arief Rachman, mengatakan, pihak pengelola gedung UNJ (mengelola SMP
dan SMA) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pengelola SD
Negeri Percontohan belum bisa menaksir kerugian akibat kebakaran.

Hingga pukul 16.00 masih ada 10 armada pemadam kebakaran di lokasi
untuk memadamkan sisa bara. Sementara itu, hingga menjelang magrib
masih banyak orangtua murid yang berdatangan ke lokasi.

Akibat kebakaran tersebut, untuk sementara waktu aktivitas belajar
mengajar di sekolah itu dihentikan. Seluruh siswa SD, SMP, dan SMA
diliburkan selama dua hari, Kamis dan Jumat (1/8). Aktivitas belajar
mengajar akan dimulai kembali pada Senin (4/8) di lokasi yang
berbeda-beda.

Sejauh ini, data yang dihimpun menunjukkan, jumlah siswa SD Negeri
Percontohan mencapai 878 orang yang dibina oleh 89 guru. Data siswa
dan guru SMP dan SMA belum diperoleh.

Dipindahkan sementara

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sukesti Martono seusai rapat
bersama pimpinan, guru, dan komite SDN Percontohan UNJ mengatakan,
kegiatan murid SD akan dipindahkan. Rencananya, mereka dipindahkan ke
SD Negeri 13, 14, 15, dan SMP Negeri 74 Rawamangun (dalam satu
kawasan) dengan jarak 100- 200 meter dari gedung terbakar.

”Mereka akan belajar di tempat baru sampai batas yang tidak
ditentukan. Pokoknya, sampai bangunan sekolah yang terbakar dibangun
kembali,” kata Sukesti.

Sementara itu, menurut Arief Rachman, aktivitas belajar untuk SMP dan
SMA akan dipindahkan sementara di Gedung UNJ. ”Selama dua bulan ini
tidak ada kegiatan mahasiswa di kampus. Akiivitas belajar siswa SMP
dan SMA akan dipindahkan ke Kampus UNJ. Kami akan kebut pembangunan
gedung dalam waktu dua bulan ini,” kata Arief.

Saksi mata, Haryanto (33), mengatakan, saat kejadian ia bersama dua
temannya, Sahroni (40) dan Asep Jaja (50), berada di lantai II Gedung
Teater untuk menjaga sistem tata suara.

”Api itu terlihat dari ledakan sepeda motor. Itu terjadi sekitar pukul
11.30,” kata Haryanto.

Arief sendiri mengaku, saat itu dirinya berada tak jauh dari UNJ.
Arief hanya mendengar ledakan, tetapi sesampai di lokasi api sudah
membesar dan menjalar. (ADH/PIN)

 

Kirim email ke