Di Absen satu per satu :

@Satria Dharma wrote :
+ ...Saya lebih percaya Cak Nun ketimbang siapa pun yang mengatasnamakan
dirinya sebagai korban ataupun simpatisan Lapindo....

Saya lebih percaya puluhan (diantara ribuan yang lain) korban Lapindo yang
saya temui secara langsung (ibu2 yang menangis, pemuda dan bapak2 yang
mengumpat dan bahkan bersumpah berani membunuh karena merasa tertipu). Kalau
anda masih tidak percaya juga, silahkan datang ke Posko Bersama di Porong,
dengan senang hati akan kami antar anda ke mereka.
FYI, lha sejak kapan Cak Nun jadi korban lapindo dan memonopoli nasib
mereka???

@ Prabowo bobbie wrote :
+ ...Semoga akan ada penjelasan akan sikap Cak Nun dari yang bersangkutan.

Sebaiknya bukan hanya penjelasan di media. Ribuan korban Lapindo yang
memberi mandat ke dia menunggu penjelasan dan pertanggungjawaban secara
langsung. Kalau untuk urusan dengan Minarak Lapindo Jaya Cak Nun enteng
datang ke Sidoarjo, kenapa kalau urusan dengan korban yang sudah dia
kecewakan tidak didatangi langsung?

@ sohibmahmud wrote :
+ Saya sudah lama tidak percaya dgn emha ainun ketika dia bermesra2 dgn
suharto. Isunya ada sumbangan dari suharto utk pesantren nya yg waktu
kekurangan dana. Sejak dia itu menjadi corong penguasa.

Sayangnya bung Sohib tidak menginformasikan hal ini sejak awal kepada korban
Lapindo, sehingga mereka terlanjur 'terjebak' oleh Cak Nun

@ Wal Suparmo wrote :
+ Saya  sudah puluhan tahun tidak suka dngan EMHA....

@ Dede Abdul wrote :
+ Emha Ainun Najib '' perampok moral bangsa Indonesia''

Saat ini, Ada Ribuan korban Lapindo yang sama perasaannya dengan anda

@ Kapri yojo wrote :
+ Saya masih percaya pada Emha Ainun Nadjib bahwa dia tak pantas untuk
dipercayai....

Bung Kuss Indarto, alangkah eloknya kalau anda berkenan menulis untuk korban
lapindo (bisa di  kirim ke saya dan akan dimuat di www.korbanlapindo.net)
ttg perilaku CN. Mungkin akan sedikit meringankan kekesalan para korban
kalau mereka tahu bahwa Ngarso Dalem, komunitas seniman dan rakyat Yogya
ternyata juga pernah dikibulin CN

@ Subhan Toha wrote :
+ he he he he he he, kepercayaan saya mulai runtuh kayak gedung wtc....

Ini namanya "The Inconvenient Thruth", hehehe

@Anton_djakarta
Berita tentang cak nun lebih mirip gosip ketimbang fakta....

Masalahnya, keluhan korban yang dipecundangi Cak Nun tidak akan pernah bisa
muncul di media massa Mainstream, sehingga bagi anda dan mungkin banyak
rekan yang lain, nasib mereka bukan FAKTA. Dan media kami (
www.korbanlapindo.net) yang dibangun dengan susah payah untuk menyuarakan
nasib korban,  seberapapun akurat, tetap anda anggap sebagai GOSIP.
Lalu pertanyaan saya, dimanakah kebenaran?
Jawabannya sederhana sekali, semalam saja anda menghabiskan waktu bersama
korban di Sidoarjo, saya jamin anda akan melihatnya. Jadi kapan kapan datang
ke Porong?

@ Tjuk Kasturi Sukiadi wrote
+...Btw untuk Bung Anton, untuk masalah Emha Ainun Nadjib saya berada dikubu
Winarko dan Subagio. Salam perjuangan Tjuk KS

Pak Tjuk, anda bukan dikubu saya atau Cak Bagyo, anda di kubu korban
Lapindo. Kapan nyambangi Posko  Bersama (juga bung Bambang Sulistomo yang
katanya mau 'adu nyali' dan 'adu ngorok'?)


Salam dari Posko Bersama Korban Lapindo,


Win
www.korbanlapindo.net


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke