tetep aja nggak bener, dengan alasan apapun naik ke trotoar. Saya sering negur pengendara motor yang naik trotoar, berantempun saya ladenin. Terutama di Sudirman itu depan Bank Bali (sekarang : Bank Permata), sering sekali pengendara motor naik trotoar, saya pernah jalan disitu dan saya jalan ditengah, biar motornya yang nyingkir. Kesadaran lalu lintas akan lahir dari diri kita sendiri. Bukan mengharapkan dari orang lain.
ANTON Benci Melihat Pengendara Motor Sapenak'e Dewe! --- In [email protected], "St. Herwinoto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sebagai seorang pengguna motor sejak thn 1998, saya sendiri > kadang merasa serba salah kalau harus memilih, naik trotoar > atau terhambat ke tujuan. > Tapi kadang terpaksa saya lakukan karena gak sabar antri macet. > > Trotoar skr ini memang menjadi lahan mewah utk siapa saja, > ya pengendara motor, ya pedagang, ya pejalan kaki, ya pln, > ya telkom, ya PAM, dll... > > Sulit sekali menemukan trotoar yg berfungsi sebagaimana mestinya, > kecuali di daerah menteng mungkin, hehehe > > salam, > Totot
