Soetan Batoegoena paling takut kalo ada Rolek, Razia Orang Jelek...hehehehe
KPK Terus awasi DPR. Ini Komando Rakyat! ANTON ANTICELLI --- In [email protected], "m4nunk" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pak Sutan Bathoegana (klo anda di milis ini), > kenapa Bapak tidak mengkhawatirkan kehidupan setelah kematian saja, > dibandingkan mengkhawatirkan sepak terjang KPK?? > hegh...., > saya yakin Pak Sutan ini tidak berniat melucu dalam comment2nya dlm > diskusi itu, tapi klo saya yang baca kok jadi lucu yaa..?? > entah saya yang nggak waras, atau para anggota dewan ini yang..., > - "> Misalnya, ketika KPK memasang alat sadap seharusnya KPK bilang- > bilang dulu." > - "> Pasalnya, menurut Sutan, di dunia bisnis pertambangan, fee itu > adalah hal yang wajar, jika proyek berhasil tembus. Fee seperti > uang,akomodasi liburan atau perjalanan, jamuan makan merupakan hal > yang biasa." > point of view mreka itu lho..,nggemesi.., pengen nyekek!! > > > --- In [email protected], "Agus Hamonangan" > <agushamonangan@> wrote: > > > > > http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/05/14522694/anggota.dpr.khawat > irkan.sepak.terjang.kpk > > > > JAKARTA,SELASA - Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Sutan > Bathoegana > > curhat panjang lebar dalam diskusi antara KPK dan para pimpinan > fraksi > > DPR yang diadakan di ruang rapat Ketua DPR-RI, Selasa (5/8). > > > > Sutan mengatakan dirinya mendukung penuh permohonan KPK untuk > > memonitor seluruh rapat kerja DPR RI, namun dirinya mengaku > khawatir > > dengan sepak terjang KPK terhadap anggota DPR RI. > > > > "Kalau mau datang ke komisi VII silahkan. Datang saja. Tidak ada > > masalah. Tapi saya mau tanya, dengan munculnya bapak ini kan > harusnya > > lebih indah. Tapi rasanya kami agak terkaget-kaget juga karena > > ternyata pencegahan itu nggak bapak lakukan," ujar Sutan dengan > > berapi-api. > > > > Ternyata, yang dimaksud Sutan dengan pencegahan yang tidak > dilakukan > > oleh KPK adalah soal memperingatkan jika ada kesalahan dari anggota > > DPR RI. Sebab, menurut Sutan, anggota DPR manusia juga. > > > > Misalnya, ketika KPK memasang alat sadap seharusnya KPK bilang- > bilang > > dulu. Ataupun ketika dalam sadapan itu terindikasi ada kecurangan, > > seharusnya KPK mengingatkan terlebih dulu. Di situlah fungsi > > pencegahan KPK efektif, menurut Sutan. > > > > "Jangan ditunggu-tunggu. Begitu numpuk, langsung tangkap! Jangan > > mengorbankan orang lain. (Citra) kalian (KPK) naik, kami yang mati > > semua," tandas Sutan disambut gemuruh tawa para pimpinan fraksi dan > > wartawan. > > > > Pasalnya, menurut Sutan, di dunia bisnis pertambangan, fee itu > adalah > > hal yang wajar, jika proyek berhasil tembus. Fee seperti uang, > > akomodasi liburan atau perjalanan, jamuan makan merupakan hal yang > biasa. > > > > Sementara, saat ini Sutan mengaku dirinya maupun rekanannya > ketakutan > > setiap berbicara bisnis melalui telepon. Bahkan, hubungan dengan > > rekanan diakuinya juga tak indah lagi. "Jangan berbahagia di atas > > penderitaan orang lainlah! Pekerjaan kalian jangan sampai > memutuskan > > tali silaturahmi," seru Sutan masih bersemangat. > > > > Mungkin saja, hak KPK untuk mengikuti jalannya seluruh rapat kerja > di > > DPR RI membuat para anggota dewan makin ketar-ketir. Dalam rapat > ini > > beberapa anggota dewan meminta KPK juga menghormati domain pribadi > > dari setiap anggota dewan. > > > > Wakil Ketua Komisi X Didi Rachbini mengatakan bahwa domain pribadi > > harus dijunjung penuh, misalnya menyangkut pembukaan rekening > pribadi > > atau sadapan telepn genggam. "Jadi proses membuka domain privat di > KPK > > dalam waktu yang akan datang, prosedurnya harus tepat. Sehingga > nanti > > menyadap HP yang tidak ada hubungannya dengan pengawasan cukup > > tertib," ujar Didi. > > > > Didi berharap juga agar kehadiran KPK justru tidak menghancurkan > citra > > lembaga negara ini di mata masyarakat. Menghindari kesan buruk juga > > diingatkan oleh Wakil Panitia Anggaran Hary Azhar Azis. > > > > Hary mengingatkan KPK boleh saja menangkap oknum-oknum yang memang > > terbukti bersalah. Namun, jangan sampai masyarakat akhirnya > memandang > > DPR tidak diperlukan lagi padahal lembaga ini sangat diperlukan > dalam > > menjalankan suatu negara. "Jika KPK mau ikut rapat, harus dicari > > mekanismenya supaya tidak ada kesan KPK mencari-cari sesuatu di > sana," > > tandas Hary. > > > > LIN > > > > > > Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G > Network > > >
