Banyakin Tahajud mas Yuli, persoalan selesai bila kita mengerti makna doa dan agama dengan baik. Yang penting dari semuanya adalah : Ikhlas.
ANTON --- In [email protected], "Agus Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/06/08233030/inilah.sms.cabup.de presi > > PONOROGO - Nasib HM Zuhri Yuli Nursanto (39) yang kalah dalam > Pemilihan Bupati (Pilbup) Ponorogo 2005 lalu benar-benar mengenaskan. > Akhirnya warga Blok C 22-23 JL Singajaya XIV, Perumnas Singosaren, > Jenangan, Ponorogo, ini dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr Radjiman > Widiodiningrat, Lawang, Malang, Senin (4/8) petang. Selain masih > memiliki tanggungan hutang dana kampanye Rp 2,9 miliar, gugatan cerai > istrinya juga telah dikabulkan Pengadilan Agama (PA) Ponorogo. > > Ny Adjidah (37)yang kini menyandang status mantan istri Yuli Nursanto > mengatakan, berdasarkan surat permohonan yang dia ajukan ke RS Jiwa > Lawang, Yuli diterima di RS tersebut dengan nomor 07-46-98, Kelas I, > di ruang Bekisar. > > Menurut Adjidah, hal itu dilakukan demi keselamatan keluarga termasuk > keempat anaknya dan masyarakat sekitar. Sebab, selain sudah melakukan > percobaan bunuh diri tiga kali, Yuli juga mengamuk dan merusak mobil > Suzuki Baleno nopol B 670 AJ yang biasa digunakan Ny Adjidah serta > Honda Jazz nopol B 600 NK yang biasa digunakan anaknya untuk kuliah di > salah satu kampus di Solo. > > "Demi keamanan saya dan anak-anak saya, maka saya mengirim Pak Yuli ke > RS Jiwa Lawang dan kemarin malam saya baru pulang mengantarnya ke > sana. Saya juga sudah mengantongi izin untuk merujuk ke RS Jiwa dari > Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Ponorogo," terangnya kepada > Surya, Selasa (5/8). > > Menurut Idah, panggilan akrab Ny Adjidah, berdasarkan pemeriksaan > medis RS Jiwa Lawang, mantan suaminya itu menderita depresi berat. > Diakui, saat pertama dimasukkan ke RS Jiwa, Lawang, Yuli selalu > memanggil-manggil dirinya serta anak-anaknya. > > "Biar bagaimana pun, dia (Yuli) masih bapak dari anak-anak saya, > makanya saya bersedia membantu untuk mengembalikan kondisi > kejiwaannya. Sebab, kata dokter yang menangani, kuncinya ada di saya. > Tetapi, kalau saya diminta untuk rujuk, saya harus pikir-pikir dulu," > jelasnya. > > Menurut Idah, Yuli mulai goyah jiwanya sejak setahun setelah > kekalahannya dalam Pilbup Ponorogo.Yuli kelihatan semakin tertekan > dalam tiga hari terakhir lantaran masalah rumah tangga. > > Sebab, Yuli baru mengetahui jika gugatan cerai Adjidah telah > dikabulkan Pengadilan Agama (PA) Ponorogo ketika Yuli masih ditahan di > Lembaga Pemasyarakan (LP) Ponorogo sebagai terdakwa kasus bilyet giro > dan cek kosong senilai Rp 2,9 miliar. > > Dikatakan Idah, kondisi mental Yuli diketahui dari beberapa SMS yang > dia kirimkan, yang isinya terkait penyesalan Yuli dan berharap bisa > rujuk. Dalam SMS yang dikirim sebelum mencoba bunuh diri itu tertulis, > "Ma, papa menyesal karena membuat kesalahan besar. Maafkan papa ya > ma? ....Papa memang hina karena tak tahu diri ....papa bisa > gila....lebih baik papa yang mengalah, biarkan papa yang pergi. Maafin > kesalahan papa....Kertas wasiat yang saya berikan ke Saudara Samsul > tolong dilaksanakan". > > "Ya, pesan itulah yang disampai ke HP saya oleh Pak Yuli yang saat itu > ada di rumah sendirian hingga menenggak puyer dan tak sadarkan diri > hingga waktu pulang kerja saya terpaksa membawanya ke rumah sakit > Ponorogo," paparnya. > > SMS itu, kata Idah, kemungkinan juga terkait Yuli yang kepergok > memiliki Wanita Idaman Lain (WIL). Menurut Idah, dirinya dan anak > pertamannya juga pernah memergoki adanya WIL itu. > > "Nah, ketika saya mengetahui sendiri, terus saya telepon WIL-nya yang > mengaku sudah lama berhubungan. Bagi saya itu sudah cukup bukti. > Makanya saya langsung gugat cerai," ungkapnya. (st14) > > ABI > > > Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network >
