Mariana, hudan, dan kawan2 Kompas yang baik,


Terimakasih untuk perhatian yang tidak terbayangkan oleh saya dari

  mariana, hudan, suhaimi dan teman2 kompas semua. Saya terharu dan

  sekali lagi terimakasih. Soal PKS itu, konteksnya adalah rasa hormat

  saya pada salah satu parpol yang bersedia melakukan KONVENSI untuk

  menjaring kaum muda dari dalam parpol maupun independen, bila ada

  parpol yang menyatakan hal serupa, akan melakukan konvensi, tentu akan

  saya sebut juga karena yang saya tahun baru PKS yang secara terbuka akan

  melakukan konvensi, (setelah berita kompas itu ada yang memberitahu

  saya bahwa PBR pun mau melakukan Konvensi, saya juga sangat

  menghormatinya, dan kalau ada wawancara lagi tentu saya harus menyebut

  PKS dan PBR sebagai parpol yang melakukan konvensi). Ini salah satu

  upaya saya selama setahun terakhir ini agar ada REGENERASI

  KEPEMIMPINAN NASIONAL dalam tubuh parpol, eksekutif (gubernur,

  walikota/bupati, hingga presiden) bahkan membantu sejumlah LSM dalam

  memberikan masukan kepada DPR agar revisi UU 23/2003 mewajibkan

  Konvensi kepada semua parpol, sehingga misalnya Budiman Sudjatmiko

  bisa menantang Megawati dalam konvensi PDIP karena saya yakin

  kompetisi akan melahirkan kompetensi, kualitas dan aksepsibilitas.

  Tetapi saya tetaplah INDEPENDEN (dan nonparpol samasekali bukan

  antipartai) karena berjuang agar ada 2 jalur untuk memasuki eksekutif

  dan legislatif baik sebagai gubernur, walikota/bupati (sudah disetujui

  Mahkamah Konstitusi pada 23 Juli 2007) dan presiden bahkan legislatif

  juga (DPRD I, DPRD II, dan DPR). Sekali lagi terimakasih atas kritik

  dan masukannya, sangat bermanfaat untuk saya dan tim independen



Salam Keberagaman



Fadjroel Rachman


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke