Jumat 22 Agustus lalu, saya naik Lion Air JT 551 dari Yogya ke Jakarta. Datang ontime ke bandara Adi Sucipto, saya check-in dan diberitahu penerbangan akan ON SCHEDULE... sekitar setengah jam sebelum skedulnya, kami diberitahu pesawat akan tertunda ca 1 jam, dari rencana berangkat jam 1650 menjadi 1730... tadinya cuma duduk-duduk di ruang tunggu, saya pindah ke exec-lounge yang cuma bayar Rp 1 itu.
Setelah menunggu sampai jam 1740, baru ada lagi pemberitahuan berikutnya... penerbangan ditunda ke 1830 dengan alasan operasional (gak tahu apa yang dioperasi??? kadal???) Pada saatnya, masih belum ada kabar juga... eh, diumumkan lagi penerbangan ditunda ke 1930... tapi... tak lama kemudian, penumpang diminta naik ke pesawat jam 1850... Kami lega... tapi lega berubah menjadi senyum kecut dan jilat keringat... karena setelah 1 jam berpanas-panasan didalam pesawat... eh, penumpang diminta turun lagi (gak tahu, apakah pesawat Lion Air memang gak pake AC atau cuma kipas angin??? Kebanyakan penumpang berkipas-kipas pake koran tuh!!!) Akhirnya, jam 2100 (saya udah lupa jamnya, karena tidak ada gunanya lagi lihat jam), kami semua diminta naik pesawat WINGS AIR. Saya personally jadi bingung, apakah ini bukan pesawat pabrik sabun??? Weleh, piye iki?? Rupanya, pesawat hampir sama bentuknya, kecuali tempat2 duduk agak kucel... tapi nomer tempat duduk tetap sama. Yang lucu, rupanya ada tambahan penumpang di samping saya (saya duduk di 4D, gang)... tadinya kursi tengah kosong, sekarang ada orangnya.... Rupanya, ketika diumumkan pesawat ditunda ke 1930, sang penumpang tengah tadi jadi jalan-jalan dulu keluar... dan gak ikut bersauna!!! Beruntungnya dia!!! Huahahahhaa, jadi tertawa sendiri, kok pesawat jadi kaya bis aja... kalau sudah siap berangkat aja, gak pake jam. Huahahaha. Setelah mesin nyala, mulus, mungkin karena olinya pake sabun WINGS tadi... hehehe, pesawat sejuk juga (gak kaya sauna ala LION AIR)... dan take off... Sambil terus berdoa... akhirnya pesawat mendarat dengan selamat di Soekarno-Hatta... ketika hp saya dihidupkan, datanglah sms dari istri (setelah saya kabari penundaan2 termasuk acara sauna)... isi sms istri? SYUKURIN... KOK NAIK PESAWAT MURAHAN!!! Saya cuma senyum kecut dan tertawa terbahak-bahak... to live another day!!!! Imam van Buitenzorg 2008/8/28 ferry sinurat <[EMAIL PROTECTED]> > Dear All , > > Lagi-lagi Airline domestik kita terjerembab dalam masalah kelaikan udara .. > > Kompas - Pesawat Sriwijaya Air jurusan Jakarta-Jambi dengan > > nomor penerbangan SJ 062, Rabu (27/8) pukul 16.37 WIB, tergelincir dan > > masuk ke selokan saat mendarat di Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi. > > Hingga pukul 18.00 tidak ada laporan adanya korban jiwa, kecuali > > korban luka-luka yang berjumlah 18 orang. > > Semua korban luka-luka dirawat di Rumah Sakit (RS) Asia Medika yang > > letaknya tepat di belakang lokasi kejadian. Menurut dr Ferdi, salah > > satu dokter di Instalasi Gawat Darurat RS Asia Medika, korban > > luka-luka itu adalah penumpang pesawat dan warga setempat. > > Secara terpisah, Humas Sriwijaya Air Charles AN mengatakan, pesawat > > naas itu tergelincir hingga 25 meter dari ujung landasan. "Pesawat > > sempat menabrak tanggul dan masuk ke selokan. Namun, badan pesawat > > tetap berada di luar (selokan)," katanya. > > Akibat kecelakaan itu, lanjut Charles, roda depan pesawat patah. "Saat > > pendaratan, Jambi sedang dilanda hujan," ujarnya. > > Ricky, anggota staf Sriwijaya Air di Jambi, menambahkan, Jambi kemarin > > diguyur hujan lebat sekitar pukul 16.00 hingga pukul 17.00. > > Layak terbang > > Pesawat jenis Boeing 737-200 dengan nomor badan PK-CYG itu, menurut > > Charles, mengangkut 125 penumpang dan awak. Pesawat berangkat dari > > Jakarta pukul 15.25. "Kondisinya layak terbang dari Jakarta," kata > > Charles, seraya menambahkan, rencananya Kamis pagi ini akan dilakukan > > penyelidikan. > > Di Jakarta, juru bicara Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi > > (KNKT), JA Barata, mengatakan, Ketua KNKT akan memimpin langsung > > keberangkatan tim penyelidik kecelakaan ke Bandar Udara (Bandara) > > Sultan Thaha. "Tim dipimpin Tatang Kurniadi dengan anggota Kapten > > Prita dan Saptandri. Kemungkinan tim besok berangkat. Namun, kami > > masih mempertimbangkan apakah membutuhkan beberapa investigator lagi > > untuk dikirim ke Jambi," katanya. > > Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Sudaryanto, melalui siaran pers > > yang dikirimkan ke redaksi, menyebutkan, terkait kecelakaan itu, > > landasan pacu di Bandara Sultan Thaha dinyatakan ditutup sementara. > > Dari Palembang, Sumatera Selatan, dilaporkan, petugas Bandara Sultan > > Mahmud Badaruddin II, Aristo Simanjuntak, mengatakan, pesawat Batavia > > Air tujuan Jambi dengan nomor penerbangan 7P543, kemarin pukul 17.05, > > terpaksa transit di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Pesawat > > berpenumpang 145 orang dari Jakarta itu hingga pukul 19.37 masih > > parkir di Palembang akibat bandara di Jambi belum dibuka. (RYO/ART) > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
