emang hebat lho ibu kita yang satu ini, wis ooaaayuuu, pienterrrr, pasti kalau sidang kabinet banyak yang ngelirik ya ?(bunganya kabinet sih, mungkin ini kata paskah suzeta didalam hati-nya) , tapi yang ada disidang kabinet enggak boleh ada yang cemburu lho !, (yang boleh cembuiru hanya sang suami tercinta-nya dong) begini deh, selama ini kan jeng sri mulyani itu dikenal sangat dekat dengan imf dan bank dunia, mbok ya ngomong sama bank dunia kalau kita ini udah kerepotan bayar utang luar negeri. bilang aja bahwa banyak utang luar negeri itu masuk kekantong koruptor, banyak juga pendapatan aseli dalam negeri itu juga direkayasa untuk foya-foyanya, jalan-jalan keluar-negeri para pejabat kita kan ? siapa tahu dengan cara terus terang gitu, kemudian imf dan bank dunia mau mengerti dan bisa ikut prihatin, bagaimana para pemimpin kita di eksekutif, legslatif dan yudikatif "salah ngurus" dan "salah ngelola" negeri ini.. Siapa tahoe dan kemoedian itoe hoetang loear-negeri bisa dihapoeskan semoea atau sebahagiannja hehehehe, salambambangsulistomo.
2008/9/5 Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> > > http://kompas.com/index.php/read/xml/2008/09/05/13353578/sri.mulyani.jadi.anggota.komite.reformasi.imf > > WASHINGTON, KAMIS - Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menko > Perekonomian Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai anggota komite > ahli yang bertugas untuk memberikan rekomendasi reformasi organisasi > Dana Moneter Internasional (IMF) supaya lebih bisa lebih efektif. > > Seperti diumumkan Managing Director IMF, Dominique Strauss-Kahn, Kamis > (4/9) waktu setempat, komite ini diketuai oleh Menkeu Afrika Selatan > ini terdiri dari Trevor Manuel. Sedangkan anggota lainnya adalah > mantan Managing Director IMF Michel Camdessus, Profesor University of > Chicago Kenneth Dam, co-CEO dad co-CIO Pacific Investment Management > Mohamed El-Erian, Gubernur Bank Sentral Meksiko Guillermo Ortiz, > Senior Counselor Citigroup Robert Rubin, dan Amartya Sen seorang > Professor dari Harvard University. > > "Kemajuan penting sudah dihasilkan dalam reformasi IMF, termasuk > pengenalan sebuah proses penyelesaian voting di antara anggota IMF," > sebut Strauss-Kahn dalam siaran persnya. > > EDJ > > > [Non-text portions of this message have been removed]
