http://kompas.com/read/xml/2008/10/01/18325110/wah....ada.copet.di.istana

JAKARTA,RABU - Seorang pria yang diduga sebagai pencopet diringkus
oleh Intel dari Polda Metro Jaya dalam acara silaturahmi Presiden SBY
dengan masyarakat umum di Istana Negara, Rabu (1/10).

Pria bernama Joko (26) itu diringkus setelah mengambil amplop
pemberian SBY kepada korban yang tuna netra. Dalam acara open house
ini, Presiden SBY memang memberikan amplop khusus kepada tamu-tamu
penyandang tuna netra yang berisi uang Rp 250.000.

Menurut Bripda Carlos, Joko ditangkap setelah sempat keluar dari
kompleks Istana Negara dengan membawa dua amplop yang diterima korban
yang kebetulan adalah suami istri. Pelaku bisa ditangkap karena anak
sulung korban, Fasoli (12) ternyata mengenali pelaku.

"Menurut saksi (anak korban), mereka sudah dideketin pelaku sejak
keluar dari Istana. Terus korban ditepok, ditanya 'tadi di dalam dapat
apa dari SBY?' dan diajak ngobrol. Kemudian korban dipepet-pepetin,
dan tangannya mengarah ke kantong korban. Saksi melihat itu," ujar
Bripda Carlos.

Menurut keterangan korban, mereka baru tersadar ada yang hilang ketika
berada di pintu gerbang keluar. Begitu tersadar mereka langsung
melapor ke pos Paspampres terdekat. Polisi berhasil menangkap pelaku
berdasarkan keterangan saksi Fasoli.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 16.40. Sekitar pukul 17.30 pelaku
dan korban dibawa ke Kepolisian Sektor Metro Gambir untuk dimintai
keterangan lebih lanjut.

Menurut Carlos, Joko membantah tuduhan sebagai pencopet. Joko
mengatakan sedang menunggu istrinya Lilis dan anggota keluarga lain
yang sedang mengantri untuk bertemu dengan SBY. Namun, kecurigaan
polisi tetap mengarah pada Joko yang tidak membawa kartu identitas apapun.

Sementara itu, tuna netra lainnya seperti Hamdan, Halim, Srijaya, dan
Nurdin dari Panti Pijat Kopo di Bandung yang sengaja datang untuk
bertemu SBY mengakui mendapatkan amplop ketika keluar. Amplop berisi
uang itu diberikan oleh petugas sesudah mereka bersalaman dengan SBY.
"Tadi sih dibisikin katanya Rp 250.000," ujar Halim.

LIN


Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network 

Kirim email ke