SAtu hal yang berkesan dari film ini adalah pendidikan yang mengajarkan "lebih banyak memberi ketimbang menerima". Saya catat ada 3x disebutkan oleh Pak guru kepada murid-murid-nya.....Dari pengajaran ini saya sempat khawatir jangan-jangan film ini sebentar lagi akan ditarik dari peredaran. Karena ajaran "banyak memberi ketimbang menerima" tampaknya tidak sesuai dengan perilau sebagian birokrat dan para terhormat di perwakilan rakyat yang justru sebaliknya, "lebih baik menerima ketimbang memberi". sedikit sharing di lingkungan tempat tinggal saya, kami sebagai warga baru dan pendatang, sudah dihadapankan pada iuran resmi keamanan dan kebersihan....plus "iuran" setoran kesejahteraan kepada birokrat setempat dan setoran keamanan......Tampaknya itu sudah menjadi kesepakatan warga sebelum kami disana, jadi terpaksa suka tidak suka, dengan amat sangat terpaksa, ya harus tunduk pada kesepaktan "iuran setoran kesejahteraan dan keamanan". Ngga kebayang risiko-nya kalau nolak, apalagi kami sebagai warga baru.....
Setelah lebaran seperti biasa ada orang tertentu yang mungut "setoran" tersebut...Waktu datang ke rumah saya, segera saya sarankan untuk nonton film ini. Ada pengajaran yang bagus yang mungkin tidak sesuai dengan bapak dan teman-teman....? Apa itu....?" dia tanya... Saya bilang, silahkan nonton....Kalau sekiranya tidak ada dana untuk nonton, saya siap nyumbang....... Kemudian, perihal sekolah yang ambruk dan sarana yang begitu "sederahana", saya khawatir mengundang protes dari sebagian birokrat terkait......Visualisasi keadaan sekolah yang begitu sederhana bisa saja sebagai sebuah realitas....tapi bisa jadi merupakan "prestasi" yang memprihatinkan di dunia pendidikan di Indonesia...Karenanya bukan mustahil akan membuat "mata merah" birokrat terkait kala menyaksikan film ini.... Tapi semoga saja apa yang saya khawatirkan tidak terjadi....Meski saya menyarankan kepada saudara-saudara, family, dan teman-teman agar segera nonton film ini sebelum diprotes pihak tertentu yang punya kekuasaan karena 2 hal di atas..... Terakhir....Bravo untuk Riri Reza dkk....saya pribadi suka dengan film ini termasuk juga karya sebelumnya Petualangan Sherina. Di tunggu karya yang lain....... salam R Adolf Izaak ----- Original Message ----- From: Martin L. Peranginangin To: [email protected] Sent: Friday, October 03, 2008 7:57 AM Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Laskar Pelangi Bung David, Soal idealisme terkadang memang tidak masuk akal. Namun setiap saja ada kosa idealisme dalam hidup ini pasti ada perjuangan di sana, terlepas sejauh mana perjuangan itu berlangsung. Kalau menurut Bung ndak masuk akal, ya masuk akal juga. Tapi itu hanyalah sebuah cerita, yang mencoba mengangkat soal idealisme juga nasionalisme, saya kira. MP
