Opung yang terhormat,

 

Terima kasih banyak telah membuka isyu ini. Saya sangat sependapat dengan
Opung bahwa kita bisa berbeda pendapat dengan sangat fundamental, tetapi
bisa menyampaikannya dengan sangat santun dan tertib, jadi marilah kita
sama-sama meneruskan perdebatan dengan bermartabat, salam, binny

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of R. H. Uno
Sent: Wednesday, October 08, 2008 10:33 AM
To: [email protected]
Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] BERDEBAT DENGAN TERHORMAT

 


BERDEBAT DENGAN TERHORMAT

Kita ini sedang giat2nya membangun masyarakat yang pada akhirnya bisa
dijajarkan dengan bangsa2 lain yang tertib dan bermartabat.

Semua itu bermula dengan bahasa yang kita pakai dalam berkomunikasi. Ada
pepatah kita yang sudah diajarkan sejak di Sekolah Dasar, yaitu : BAHASA
MENUNJUKKAN BANGSA....

Tentang isu pro/kontra RUU-P, kita bisa diskusikan dengan tertib dimilis
ini. Walaupun milis FPK ini adalah mimbar bebas merdeka, dalam berbahasa ada
kaidah2 yang harus bersama kita patuhi. Kita tidak usah menunjuk hidung
siapa yang menggunakan bahasa yang pantas maupun tidak pantas. Semuanya
terlihat dengan jelas. 

Memang ada tendensi menarik perhatian dengan cara berlebihan, misalnya
berbahasa diluar tatakrama, suatu upaya kompensasi psikologis bagi mereka2
yang merasa ada kekurangan pada dirinya. Apalagi kalau mereka tidak
terjangkau oleh suatu sangsi.

Mari kita upayakan milis ini menjadi suatu forum yang berdebat secara
dewasa, bertatakrama,menghindari debat kusir, sehingga menjadi semakin
terhormat.

Salam&sorrry, Opung

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke