Baiklah Bung Manneke,
Anggap saja saya yang tidak elegan. Tapi, terus terang, saya justru
kesulitan membaca apa yang substantif dari usulan Anda karena begitu
banyaknya pesan-pesan sampingan dan kemarahan disitu. Mosok masalah
elegan hanya berlaku untuk keluarga saja. :-)
Sekedar untuk mengingatkan, betapa pun hebatnya argumen Anda di milis
ini, betapa pun telaknya Anda menghantam pendukung RUU Pornografi ini,
betapa pun banyaknya yang mendukung Anda disini, tetap saja tidak akan
mengubah apa yang akan terjadi di parlemen. Medan perangnya bukan di
milis ini Bung. Di milis ini kita hanya berdiskusi dan tidak akan
mengubah apa pun (termasuk mengubah pendapat Pak Balkan Kaplale). :-)
Jadi... jika Anda BENAR-BENAR ingin membuat perubahan go to the
battlefield instead of menghajar sana-sini di milis ini. 
Tapi tentu saja pendapat saya ini tidak akan mempan untuk Anda.
Apalagi Anda sudah mengenal gaya saya begitu baiknya. :-)
Salam
Satria
Satu pertanyaan saya juga belum Anda jawab. Jika definisi pornografi
daam RUU itu diubah sesuai dengan keinginan dan cita rasa Anda, apakah
Anda bersedia untuk mendukung RUU 'blekhutuk' ini?

--- In [email protected], manneke budiman
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bung Satria,
 
Mari saya luruskan di forum ini siapa yang kelakuannya tidak elegan.
 
Anda mengirimi saya pertanyaan yang sangat menantang, dan saya jawab
dengan panjang lebar serta sejelas-jelasnya. Saya pun di akhir jawaban
saya melontarkan pertanyaan balasan kepada Anda untuk dijawab dengan
jujur.
 
Apa yang saya dapat? Nasihat untuk berelegan-ria, sementara pertanyaan
saya dicuekin begitu saja. Kalau konsep Anda tentang apa yang elegan
dan apa yang tidak berasal dari akal yang sehat, mestinya sudah jelas
kini apakah saya atau Anda yang bersikap tidak elegan.
 
Nah, kembalilah ke pokok persoalan. Tak perlu ribet dengan apakah saya
elegan atau tidak. Biar saja itu jadi urusan saya dan keluarga saya.
Mengerti?
 
Kalo masih punya pendapat tentang substansi, lontarkan saja. Tak perlu
alihkan perhatian dengan sok santun segala. Gaya Anda sudah sangat
saya kenal. Tak lagi mempan ke saya.
 
manneke

Kirim email ke