Tadi malam juga saya nonton Debat tsb, menurut saya;
Pemuda tsb hanya mencari dukungan agar naik pamor dengan mengusung "musuh 
bersama" karena kalau diperhatikan, ternyata dia dari parpol kecil. namun 
"musuh bersama" tersebut terpatahkan malah oleh putra salah satu Jenderal yang 
menjadi korban waktu itu.
Saya kira debat tersebut tidak sehat, karena tidak dilandasi dengan pemahaman 
yang jelas dan niat baik yang mendidik pemirsa, hanya retorika "saya akan lawan 
PKI" jadi hanya dijadikan ajang meningkatkan akseptansi dari Parpol di 
belakangnya. mungkin juga lupa bahwa pemirsa sekarang berbeda dengan pemirsa 40 
tahun yang lalu. Tapi apa boleh buat, karena tidak punya "sesuatu" yang bisa 
diusung untuk menarik pemilih.

Salam,



----- Original Message ----
From: Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, October 8, 2008 5:31:51 PM
Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] debat bhy komunis di tv one


Tadi malam ada acara debat di TV one ttg bahaya laten PKI

Asvi , sang sejarahwaa mulaya sy gakngerti mau omong kemana, ketika 
mengatakan bhw ada banyak versi dalang G30 sS , mulai dr PKI , 
Suharto Bung Karno, Amerika dll nya, tapi hanya sau yg masih ada 
yaitu Amerika.

Sementara lawannya, eh lupa nama kh Parmus anak Betawi.. mencoba 
mengulang/meykinkan versi resmi ttg keterlibatan PKI.

Oo akhirnya akyu ngerti maksud Asvi.. bhw PKi nggak perlru di 
waspadai lagikrn udah gak ada s[t pak harto juga sudah gak ada .. 
tapi waspadai Amrik/neo lib.

Di babak kedua., tampil penulis buku aku bangga jadi anak PKI, terus 
terang saya terkesan dgn dia.. yg tampil pintar dan juga berani. Lha 
bayangkan ketika semua ornag menolak/menghidar di cap ada hubungannya 
dgn PKI.. dia malah lantang bilang bangga jadi anak PKI. Teman 
separtainya Budiman.. ini patut juga di pertimbang mimpin bangsa ini 
dimasa depan.

Lawannya anak muda.. yg luar biasa benci pada segala yg berbau PKI.., 
dia teriak kamu lebih baik ngaku aja PKIj angan samar samar...akan 
saya lawan ... habis habisan ( tentu bisa dimnegerti keberaniannya 
krn merasa akan didukung Kasad ...ya berani ..lah)

Sebaliknya sang dokter anak PKI ketika di tanya apa dia bangga 
bapknya PKI.krnbiologis atau ideologis .. atau menginginkan PKI 
tumbuh lagi ..dia bilang... kalau bapak saya Golkar ..saya bangga 
jadi anak Golkar, Bapak PKI saya ya bangga jadi anak PKI..

Lalu di tanya ttg bukunya anak PKI masuk DPR.. , ketuka ditanya 
kurang lebih apa dia memang sayap PKI dan mau bangun PKi di DPR, dia 
bilang yg jelas saya anggota PDIP... , soal orang mau menafsirkan apa 
ttg perbuatan saya ya silahkan aja.

Ketika dia menyatakan kebanggaanya bhw sbg anak PKI bisa masuk 
DPR..maka pihak lawan bilang .. maka terima kasihlah hidup di negara 
pancasila.. Ia tangkas menjawab.. iya senang di negara Pancasila .. 
tapi pancasila yg di ciptakan Bung Karno itu melindungi dan untuk 
golongan kanan tengah maupun kiri.

Lalu di bilang lagi di UUD 45 gak ada tuh..bhw warga negara berhak a 
b c d kecuali anak PKI.

Saya sih berharap ada damai di bumi Indonesia ini..dimana smeua 
kekuata bangsa ini bersatu..artiny Angkatan Darat nggakk usah 
ketakutan berlebihan th sisa PKi.. sebaliknya nggak ada juga usaha 
mendikreditkan AD .

Ini thn 2008 bung...kalau kita jadi lebih ingin meninggalkan faham 
neo libn ya itu sih pantas aja dan pelru tanpa orang membawa stigma 
PKI pada gerakan itu.

begitupun kalau kita ingin lebih berpihak pada rakyat kecil ya pantas aja kan.

kata si dokter anak PKI.. di Indonesia sedihnya kalau ada gerakan 
petani langsung dituding di tunggangi PKI... kalau ada gerakan 
buruh langsung dituding ditunggangu PKI, giliran BLBI gak ada yg 
nuduh di tunggangi PKi.

Ya musuh urtama kita bersama adalah kemiskinan kebodohan dan 
korupsi..mencerdaks an bangsa..memakmurkan bangsa .. dan keadilan itu 
dia.. yg kita cari

HS

 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke