Biarpun Partai Golput yang memenangkan Pilkada,namun pada kenyataannya yang
jadi kepala daerah tetap saja bukan dari mereka yang menamanakan diri partai
Golput.Sudah seharusnya dipikirkan bagaimana caranya para anggota partai
golput ini bisa memenangkan pilkada.Demikian juga dalam pemilu
mendatang.Mereka yang menjadi calon wakil rakyat jika bukan kalangan artis
ya orang berduit yg belum jelas semangat keberpihakannya pada rakyat.Bisa
jadi mereka itu hanya makelar proyek yang cuma memikirkan bagaimana mendapat
proyek serta menggelembungkan kekayaannya.Jika hal ini sudah terjadi dan
mereka mereka sudah masuk parlemen.Maka parlemen tak ubahnya panggung
sinetron dengan rakyat sebagai penonton dan korbannya.

Pada 26 Oktober 2008 19:44, Aang Gunawan <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

>   Pilkada yang telah diselanggarakan dibeberapa daerah menjadi sebuah
> fenomena politik di negeri kita ini, namun ada sebuah fenomena dibalik-yang
> katanya-sebuah kesuksesan demokrasi di Indonesia yaitu fenomena golput yang
> hampir selalu "memenangkan"pemilu dibeberapa daerah dan bahkan di ibukota
> jakarta..

Kirim email ke