Pendapat saya saat ini untuk memberikan gelar pahlawan kepada Soeharto  akan 
saya jawab dengan satu kata "TIDAK" Biarkanlah generasi penerus yang akan 
menilai sejauh mana jasa2 Soeharto saat menjadi pimpinan orba dan menilai 
kemungkinan untuk memberikan gelar pahlawan. Lha sejarah aja diputar balik 
gimana mau di pahlawan-kan.
 
Salam


--- On Fri, 11/14/08, Jusuf Suroso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Jusuf Suroso <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Prihatin dengan Iklan PKS
To: [email protected]
Date: Friday, November 14, 2008, 2:34 AM






Bung Anthoni !

Bung Karno itu menjadi negarawan melalui perjuangan keras, keluar masuk penjara 
dan pengasingan puluhan tahun dan menjadi Presiden (20 tahun) kurang lebih sama 
dengan lamanya ia ditindas pemerintah kolonial. Bung Karno sampai sekarang 
tidak pernah menerima anugerah Pahlawan Nasional, kecuali anugerah Pahlawan 
Proklamator bersama Bung Hatta pada tahun 1986, 16 tahun setelah ia wafat.

H.M. Soeharto itu berkuasa setelah menindasi rakyatnya. Memenjarakan jutaaan 
orang "membunuh" nya dengan sistematis. (pasca G30S, Proyek Bersih Lingkungan, 
DOM Aceh, Peristiwa Lampung, Tanjung Priok, Pembunuhan Misterius/Petrus, 
Trisakti, Semanggi dll.). Darah dan air mata korban kebuasan H.M. Soeharto 
belum kering, mereka juga masih trauma. Dan H.M. Soeharto ini belum seribu hari 
(wafatnya) kok PKS dan Ketua DPR mengusung gelar Pahlawan dan berdekatanan 
dengan pemilu ini ada apa ?

Maaf, jadi bukan soal dendam dan kebencian. Dampak psikologis dan perasaan 
korban kebuasan H.M. Soeharto ini yang harus diperhatikan para pengusul. Kalau 
para pengusul (Agung Laksono & PKS) sudah terlanjur terima berkomitmen, ya itu 
urusan mereka. Ingat, jangan menari-nari, berfoya-foya diatas derita dan isak 
tangis jutaan orang !

Salam
jusuf suroso.

Kirim email ke