Betul Bung Yudhistira, ada gejala amnesia sejarah karena ada kepentingan 
pribadi di ranah yang dimasukinya. Apa kata partai, setuju sajalah daripada 
jadi masalah dan karirnya terganjal....

riyanto



Sent from my BlackBerry�
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Yudhistira Sumsago" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Mon, 17 Nov 2008 01:10:40
To: <[email protected]>
Subject: RE: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Mitos Soeharto


Bung IJP yang baik?
Jika dianggap mitos justru saya mempertanyakan yang mana yang Mitos dari the
untouchables?
Apakah Super semar?
Apakah  genocide bagi mereka yang dianggap terlibat PKI?
Apakah peristiwa Malari?
Apakah Petisi 50 dan Tanjung Priok?
Atau Peristiwa sesudahnya?

Dan Peneliti dalam dan luar negeri telah banyk yang mengungkapkan tentang
hal itu? Yang dapat dijadikan bagi perbandingan sejarah?

Bukankah saksi2 sejarah terhadap peristiwa tersebut ada yang masih hidup?

Justru menurut saya yang membuat nya menjadi Mitos ketika seorang yang
mengerti sejarah seperti anda masuk ke Golkar kemudian semua menjadi Mitos.
Sama seperti Bung Pius  dan Desmond Masuk ke Gerindra, penculikan aktivis
tahun 98 kemudian menjadi mitos (ini dapat dibaca dari notes Pius di
Facebook). Terhadap peristiwa sejarah bahkan terjadi tehadap dirinya sendiri
pun, ia menjadi permisif terhadap luka sejarah yang dialaminya sendri,
bahkan pius tampak seperti orang Amnesia disatu sisi karena menjadi caleg
gerindra disisi lain peristiwa penculikan terhadap dirinya menjadi senjata
kampanye utamanya.

Jadi kepada siapa pelimpahan kesalahan sejarah ini ditujukan? Apakah kepada
korban2 soeharto atas nama negara, stabilitas nasional dan pembangunan?

salam

Kirim email ke